Round-Up

Penjelasan Kominfo Rp 9 M untuk Siberkreasi yang Jadi Kontroversi

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 03 Sep 2020 05:07 WIB
Kominfo
Foto: Kominfo (detikINET/Agus Tri Haryanto)
Jakarta -

Bermula dari pernyataan Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Henry Subiakto gaduh-gaduh soal program Siberkreasi muncul. Anggota Komisi I DPR RI mendengar suara gaduhnya, hingga membuat Kominfo bersuara.

Dalam rapat Komisi I dengan Kominfo program Siberkreasi dipertanyakan. Adalah Dede Indra Permana yang menyinggung program terkait pelatihan menjadi influencer itu.

"Terkhusus di dalam poin 9, di kinerja Kominfo PA 2019 tentang gerakan nasional literasi digital atau Siberkreasi. Bagaimana ada beberapa program literasi digital dijelaskan Prof Henri stafsus Menkominfo dipimpin oleh kalau nggak salah Yosi Mokalu. Mereka satu-satunya komunitas digital yang bisa berkantor di Kemenkominfo," kata Dede dalam rapat, di ruang Komisi I, Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2020).

"Yang menjadi pertanyaan saya, apa dasar kebijakannya dan berapa besar anggaran yang dibesarkan untuk Siberkreasi?" tanya Dede.

Rosarita Niken Widiastuti selaku Sekjen Kominfo yang memberi respons. Ia menjelaskan bahwa program Siberkreasi adalah bagian dari pengembangan SDM dan literasi digital.

"Dari Bapak Dede, mengenai gerakan nasional Siberkreasi, gerakan nasional Siberkreasi ini adalah implementasi dari Perpres 54 Tahun 2015 tentang Kementerian Kominfo dimana salah satu tugas dari Kementerian Kominfo adalah pengembangan SDM dan literasi digital," tutur Niken, yang juga hadir dalam rapat.

Siberkreasi sendiri merupakan salah program dari direktorat jenderal di Kominfo. Siberkreasi diklaim bisa menggerakkan lebih dari 100 komunitas.

"Untuk Siberkreasi, ini adalah salah satu program di Direktorat Jenderal APTIKA, di mana Siberkreasi adalah merupakan forum mengajak masyarakat untuk bisa lebih melek digital, dalam hal penggunaan digitalisasi atau media sosial untuk hal-hal yang produktif untuk UMKM, go online, untuk nelayan go online, untuk petani go online dan juga untuk digital parenting, di mana kita juga menggerakkan lebih dari 100 komunitas di dalam Siberkreasi ini, atau lebih dari 190 ribu orang," papar Niken.

Simak juga video 'Bantahan Yosi 'Project Pop' soal Tudingan Jadi Ketua Influencer':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2