Mega Hadirkan Yasonna di Pengumuman Pilkada PDIP: Lihat Mukanya Ingat Hukum

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 02 Sep 2020 18:56 WIB
Megawati, Puan dan Yosonna
Megawati, Puan, dan Yosonna (Tangkapan layar YouTube PDI Perjuangan)
Jakarta -

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly hadir dalam acara pengumuman rekomendasi PDIP di Pilkada 2020. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sengaja menghadirkan Ketua DPP PDIP itu secara khusus.

Megawati awalnya memberikan sejumlah arahan kepada calon kepala daerah untuk selalu berpikir sebelum bertindak. Megawati kemudian mengingatkan, sebagai pemimpin, kepada daerah harus melayani masyarakat.

"Jadi saya sudah belajar, pikiranmu itu adalah perbuatanmu, itu sangat jelas kok. Kan orang mikir dulu baru berbuat. Jadi selalu saya tanyakan apa sebabmu mau masuk ke PDI Perjuangan," kata megawati saat memberikan pengarahan secara virtual, Rabu (2/9/2020).

"Apakah ingin membaktikan dirimu sebagai anggota masyarakat bisa lalu menjadi pemimpin untuk melayani, menaungi memberikan jalan-arahan kepada rakyat kita yang masih sangat memerlukan hal itu atau kalian ingin mengambil kekuasaan untuk memperkaya diri?" sambungnya.

Megawati kemudian mewanti-wanti calon kepala daerah agar tidak masuk penjara. Megawati mengaku sengaja menghadirkan Menkum HAM Yasonna Laoly dalam pengumuman kali ini.

"Tapi saya katakan ujung-ujungnya itu yang namanya penjara. Di sini makanya di belakang saya--seperti tadi dikatakan--saya bilang untuk pengumuman terakhir ini, yang menemani saya selain Mbak Puan itu adalah Menteri Kumham Pak Laoly, yang juga datang dari PDI Perjuangan, karena saya bilang supaya mukamu selalu kelihatan, supaya orang semua ingat pada hal-hal yang berkaitan dengan hukum," katanya.

Megawati menegaskan, jika ingin mencari kekayaan, jadilah pengusaha, bukan masuk ke politik. Namun Megawati tetap terbuka jika ada pengusaha yang ingin bergabung dengan PDIP.

"Dan menurut saya, sekali lagi, kalau ingin kaya, jangan masuk ke partai politik. Pengalaman saya tidak ada orang di partai politik itu yang menjadi kaya raya seperti pengusaha. Sebaiknya keluar, jadilah kalian yang disebut itu pengusaha. Meskipun apa yang saya katakan ini ada kadang-kadang kasus, ada juga pengusaha ingin masuk partai politik," jelasnya.

Pada pengumuman rekomendasi PDIP tahap ketiga dan tahap keempat, Yasonna tak hadir. Puan Maharani selalu hadir mendampingi Megawati selama pengumuman.

(lir/imk)