Mana Suaranya! Ini 6 Aturan Live Music yang Diizinkan di Jakarta

ADVERTISEMENT

Round-Up

Mana Suaranya! Ini 6 Aturan Live Music yang Diizinkan di Jakarta

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Jumat, 28 Agu 2020 07:17 WIB
ilustrasi microphone
Foto ilustrasi microphone: thinkstock
Jakarta -

Setelah segera membuka bioskop, Pemprov DKI Jakarta mengizinkan live music di restoran dan kafe. Sederet aturan live music diterapkan di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi ini.

Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Industri Kreatif (Parekraf) Gumilar Ekalaya telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 342/SE/2020. Dalam SE tersebut,

"Iya sudah (diizinkan untuk mengadakan live music)," ujar Gumilar saat dihubungi, Kamis (27/8/2020).

Gumilar menjelaskan izin live music itu diberikan untuk memberdayakan para musisi kafe dan restoran yang terdampak pandemi COVID-19.

"Ini kan kita untuk memperdayakan musisi-musisi yang sempat protes kan, dengan adanya aturan ini mereka beraktivitas lagi," kata Gumilar.

Berikut 6 aturan live music yang diizinkan di Jakarta:

Personel Band Maksimal 4 Orang

Dalam SE itu juga diatur mengenai jumlah maksimal personel band. Jumlah mereka yang boleh manggung dalam acara live music maksimal 4 orang

"Jenis band live music yang diperbolehkan adalah jenis band akustik dengan jumlah personel/musisi maksimal 4 orang, termasuk penyanyi," ujar Gumilar.

Pengunjung Dilarang Dansa

Pengunjung dilarang melantai atau berdansa saat live music digelar.

Larangan itu tercantum dalam Surat Edaran Nomor 342/SE/2020. SE itu berisikan tentang Penyelenggaraan Kegiatan Live Music pada Jenis Usaha Restoran/Rumah Makan/Cafe.

"Bagi para pengunjung/tamu yang hadir dilarang melantai/dansa pada saat live music berlangsung," demikian kutipan dari poin 3 SE tersebut, seperti dilihat detikcom, Kamis (27/8/2020).

Tonton juga 'Iqbaal Ramadhan Tak Setuju Usulan Konsep 'New Normal' Nonton Konser':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT