Round-Up

Fakta di Balik Viral 'Dirut Bank di NTB Poligami Kakak-Adik'

Idham Kholid - detikNews
Kamis, 27 Agu 2020 08:59 WIB
Pernikahan dan buku nikah. dikhy sasra/ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi Pernikahan (Dikhy Sasra/detikcom)
Jakarta -

Narasi dalam konten viral di media sosial (medsos) memang tidak selalu sesuai fakta. Salah satu buktinya adalah video pernikahan poligami seorang yang disebut direktur utama (dirut) sebuah bank syariah di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Video tersebut dibagikan sejumlah akun dengan narasi serupa. Dinarasikan pria tersebut menikahi adik dari istri pertamanya.

Sontak video tersebut viral dan jadi kontroversi karena dianggap melanggar ketentuan hukum Islam yang melarang seorang pria menikahi dua wanita yang punya hubungan darah dalam waktu bersamaan.

Dalam video yang beredar, tampak seorang istri duduk bersebelahan dengan calon istri kedua yang berpakaian sama. Istri pertama lalu bertanya untuk memastikan suaminya bisa berlaku adil ketika sudah menikahi istri kedua.

"Berjanji ayah akan bersikap adil nantinya? Berjanji ayah akan menerima bunda dan adik, anak-anak, dan seterusnya," tanya istri pertama itu.

"Insyaallah," jawab suami. Keduanya lalu berpelukan.

Setelah itu, istri pertama memeluk calon istri kedua. Dia lalu menyatakan mengizinkan suaminya melakukan poligami.

"Dengan ini saya mengizinkan, adek saya (menyebut nama perempuan) untuk menjadi istri kedua dari suami saya," ucapnya.

Panggilan 'adik' dari istri pertama kepada calon istri kedua tersebut yang dipersoalkan warganet. Sejumlah pihak lalu bertanya kepada Kementerian Agama (Kemenag).

Masyarakat bertanya kepada Ditjen Bimas Islam terkait keterlibatan petugas KUA dalam pernikahan tersebut. Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah lalu menelusuri. Hasilnya, Kemenag menyatakan pernikahan tersebut berlangsung pada Jumat (14/8) di KUA Mataram, NTB, dan dilaksanakan sesuai dengan aturan.

Tonton video 'Serda N Pembunuh Istri di Polman Juga Diadili Atas Kasus Poligami':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2