Gubernur HD Beri Hadiah ke Petani Sumsel yang Panen Beras 2x Saat Kemarau

Nurcholis Ma - detikNews
Senin, 24 Agu 2020 13:38 WIB
Herman Deru
Foto: Pemprov Sumsel
Jakarta -

Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru mengaku salut kepada petani Sumsel yang berhasil panen hingga 2 kali di tengah kemarau. Ia jga memberikan hadiah berupa unit peralatan pertanian, distribusi pupuk, dan membuatkan sodetan ke lokasi persawahan menggunakan pompa submersible.

"Kita sudah menyaksikan bagaimana hebatnya petani di sini dengan sawah tadah hujan dapat panen sebanyak 2 kali," ujar HD dalam keterangan tertulis, Senin (24/8/2020).

"Kita akan dorong mereka untuk yang ketiga kali dengan cara membuatkan sodetan ke lokasi persawahan menggunakan pompa submersible. Ini penghargaan kita kepada para petani yang telah menjadikan Sumatera Selatan maju karena masyarakatnya ngerti mengelola alam," imbuhnya.

Saat menyaksikan panen padi IP200 di Desa Pinang Belarik Kabupaten Muara Enim, HD mengatakan Sumsel tahun 2020 ini kembali memperoleh penghargaan berupa PIN EMAS atas keberhasilannya mencapai peringkat ke-5 Produksi Beras Tertinggi.

"Data Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Selatan capaian produksi padi Sumsel Tahun 2019 sebesar 4.534.070 ton GKG," katanya

HD mengatakan telah menargetkan Provinsi Sumsel di tahun 2020 ini akan mencapai 4.925.191 ton GKG. Adapun sampai dengan 17 Agustus 2020 ini, capaian produksi padi di Sumsel sudah mencapai 2.899.041 ton GKG dengan luas tanam baru mencapai 840.663 hektare.

Alhasil dibutuhkan tambahan luas tanam lagi seluas 128.719 hektare agar target capaian produksi tersebut bisa dipenuhi di tahun ini.

"Untuk menggenjot produksi itu, saya intruksikan seluruh instansi yang berkaitan agar membuat programnya, membuat saluran yang dibutuhkan, tapi tentu bupati punya tugas juga untuk menyemangati petani, melengkapi dari apa infrastruktur yang dibangun itu nanti," ujar HD.

Lebih lanjut HR menguraikan saat ini Pemprov Sumsel telah membentuk pansel untuk di tahun 2021 dengan mengangkat 1.000 PPL (petugas penyuluh lapangan) yang akan disebar ke seluruh penjuru kabupaten dan kota sampai ke desa-desa.

"Hal ini akan memberikan bimbingan kepada petani bukan hanya sekedar untuk belajar ilmu petanian, tetapi cara bagaimana mengelolah jiwa petani agar para petani dapat memiliki jiwa enterpreneur jangan menjadi petani yang hanya menjadi buruh dilahannya sendiri," ujar HD.

"Melainkan dia harus memproduksi secara maksimal guna menunjang perekonomian keluarga dan menunjang program daerah. Sumatera Selatan harus menjadi lumbung pangan nasional dan menjadi andalan bukan hanya slogan, infrastrukturnya dan juga semua hal yang diperlukan petani harus dipenuhi," pungkasnya.

(mul/mpr)