Deretan Pembunuhan-pembunuhan Sadis yang Tewaskan Sekeluarga

Farih Maulana Sidik - detikNews
Minggu, 23 Agu 2020 13:06 WIB
Empat orang dalam satu keluarga ditemukan tewas membusuk di rumah mereka, Dukuh Slemben RT 01 RW 05, Desa Duwet, Sukoharjo. Saat ini rumah tersebut digaris polisi.
TKP pembunuhan sadis tewaskan sekeluarga di Sukoharjo (Foto: Bayu Ardi Isnanto)

5. Ibu-Anak Pelaku Pembunuhan Sekeluarga di Banyumas

Pembunuhan sekeluarga di Bayumas dilakukan oleh ibu bernama Saminah alias Minah (53) serta dua orang anaknya bernama Irvan dan Putra. Pelaku tega membunuh empat orang sekeluarga yang masih kerabatnya sendiri, yaitu Supratno (51), Sugiono (46), Heri Sutiawan (41), ketiganya adalah saudara Minah. Satu lainnya adalah Vivin Dwi Loveana alias Vivin (22), anak dari Ratno. Para korban tinggal bersebelahan dengan para terdakwa.

Peristiwa pembunuhan itu tejadi pada 9 Oktober 2014. Hampir 5 tahun, kasus ini terungkap bermula pada 28 Agustus 2019 ditemukan kerangka dari keempat korban yang terkubur di kebun belakang rumah di Grumbul Karanggandul, Desa Pasinggarangan, Kecamatan Bayumas.

Pembunuhan ini terjadi akibat permasalahan harta warisan antara Minah dan tiga saudara kandungnya. Selain membunuh, para pelaku juga menjual dua sepeda motor dan sebuah laptop milik korban Supratno dan Vivin. Barang-barang tersebut dijual oleh anak pertama Minah, Sania Roulitas (37).

6. Ayah Bunuh 2 Anak Lalu Gantung Diri di Tangerang

Misteri kematian sekeluarga di kawasan Balaraja, Tangerang, Banten terjadi pada Kamis (11/6) sekitar pukul 01.30 WIB. Warga menemukan ada tiga jenazah, yaitu orang bapak inisial R yang tergantung di kamar, anak berusia masing-masing 13 tahun terikat lehernya di kamar, dan anak usia 3 tahun tenggelam di bak kamar mandi.

Penemuan mayat dalam kondisi tak wajar tersebut diduga korban pembunuhan. Benar saja, setelah terungkap pembunuhnya ialah keluarga sendiri, yaitu ayahnya, yang juga ditemukan tak bernyawa akibat bunuh diri di tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan sang ayah, inisial R, diduga gantung diri setelah membunuh kedua anaknya. Korban yang berusia 13 tahun ditemukan terikat tali di lehernya di sebuah kamar dan anak usia 3 tahun jasadnya tenggelam di kamar mandi.

"Anak-anak diduga dibunuh oleh R sebelum dia melakukan bunuh diri," kata Ade di Tangerang, Banten, Jumat (12/6/2020).

7. Pembunuhan Sekeluarga di Sukoharjo

Tindakan pembunuhan dilakukan pada Rabu (19/8/2020) dini hari, pukul 04.00 WIB. Pelaku mendatangi rumah korban dan membunuh dengan menusukkan pisau dapur.

Aksi diketahui setelah empat mayat ditemukan di Dukuh Slemben RT 01 RW 05, Desa Duwet, Baki, Sukoharjo pada Jumat (21/8/2020) sekitar pukul 21.00 WIB. Empat orang dalam satu keluarga ditemukan tewas sudah dalam kondisi membusuk.

Para korban diketahui bernama Suranto (42) selaku kepala keluarga, istrinya Sri Handayani (36). Kemudian dua anak mereka, Rafael yang masih SD dan Dinar yang masih TK.

Setelah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi, pada Sabtu (22/8/2020) polisi berhasil mengungkap pelaku yakni HT yang merupakan rekan bisnis rental mobil korban Suranto. Alasan HT melakukan pembunuhan ialah ingin memiliki barang korban karena terlilit utang.

"Masalah utang. Pelaku punya banyak utang, lalu punya keinginan untuk memiliki barang milik korban," kata Bambang Yugo dalam jumpa pers di Mapolsek Baki, Sabtu (22/8/2020).

Halaman

(fas/dhn)