Round-Up

6 Fakta Pembunuhan Empat Orang Sekeluarga di Sukoharjo

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Minggu, 23 Agu 2020 09:35 WIB
barang bukti pembunuhan 4 sekeluarga di sukoharjo
Barang bukti kasus pembunuhan empat orang sekeluarga di Sukoharjo. (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Sukoharjo -

Warga Dukuh Slemben, Desa Duwet, Baki, Sukoharjo dikejutkan dengan penemuan mayat empat orang sekeluarga di dalam satu rumah. Ternyata mereka adalah korban pembunuhan.

Keempat korban ialah Suranto (42) selaku kepala keluarga, istrinya Sri Handayani (36). Kemudian dua anak mereka, Rafael (10) dan Dinar (6).

Berikut 6 fakta kasus pembunuhan empat orang sekeluarga di Sukoharjo tersebut:

1. Mayat sudah busuk

Mayat ditemukan pada Jumat (21/8/2020) sekitar pukul 21.00 WIB. Kondisinya bersimbah darah dan sudah membusuk.

"Ada bau menyengat dari arah rumah korban. Setelah dicek ke dalam rumah, terlihat ada 4 orang tewas, yaitu suami S, istri SH dan 2 orang anak," kata Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas dalam jumpa pers di Mapolsek Baki, Sabtu (22/8/2020).

2. Tangkap teman korban

Dari laporan warga, polisi langsung melakukan olah TKP di rumah yang berada di tengah perkampungan itu. Polisi memeriksa enam saksi hingga mencurigai seseorang berinisial HT (41).

HT adalah teman dekat korban Suranto. Mereka berdua adalah mitra bisnis rental mobil. Suranto memiliki sejumlah mobil untuk disewakan juga untuk taksi online.

Polisi lalu mendatangi rumah HT yang masih berada dalam satu kecamatan. Polisi sempat menginterogasi pelaku hingga akhirnya menemukan bukti-bukti.

"Pukul 04.00 WIB, kami berhasil menangkap tersangka dengan inisial HT. Dia teman bisnis rental mobil korban," kata Bambang.

3. Dibunuh pakai pisau dapur

Polisi menyebut HT melakukan pembunuhan dengan menggunakan pisau dapur. Pisau diambil dari dapur korban.

"Pelaku melakukan aksinya dengan pisau dapur milik korban," katanya.

4. Buang barang bukti

Bambang mengatakan barang bukti pembunuhan sempat dibuang untuk menghilangkan jejak. Namun polisi dapat menemukannya kembali.

"Pelaku membuang pisau ke sungai. Sudah lewat beberapa hari, tapi kita berhasil menemukan," kata Bambang Yugo.

Beberapa barang bukti lain yang disita adalah pakaian pelaku dan surat-surat kendaraan, hingga ponsel. Mobil milik korban juga disita sebagai barang bukti.

Selanjutnya
Halaman
1 2