Bareskrim Undur Tetapkan Tersangka Baru Kasus Djoko Tjandra ke Jumat Lusa

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Rabu, 12 Agu 2020 17:56 WIB
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono. (Rahel/detikcom)
Jakarta -

Gelar perkara untuk menetapkan tersangka baru dalam kasus surat jalan palsu Djoko Tjandra batal digelar hari ini. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono tidak merinci alasan pembatalan.

"Mohon maaf karena sesuatu dan lain hal, maka pelaksanaan gelar perkara penetapan tersangka kasus surat jalan palsu JST (berkas ke-3) hari ini batal," kata Awi kepada wartawan, Rabu (12/8).

Awi menuturkan gelar perkara akan dijadwalkan ulang pada Jumat minggu ini. Dia mengatakan gelar perkara surat jalan Djoko Tjandra juga akan digelar bersamaan dengan kasus dugaan suap terkait red notice.

"Rencana digelar pada hari hari Jumat, tanggal 14 Agustus 2020, bersamaan dengan kasus Tipikor red notice," tuturnya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menjadwalkan gelar perkara untuk menetapkan tersangka baru dalam kasus surat jalan palsu Djoko Tjandra. Penetapan tersangka baru berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2020.

"Pada Rabu (12/8/2020), penyidik telah merencanakan akan melaksanakan gelar perkara untuk menetapkan tersangka baru dalam kasus surat jalan palsu Joko S Tjandra," kata Awi, Senin (10/8).

Bareskrim sudah melaksanakan pemeriksaan tambahan 5 saksi. Selain itu, penyidik melanjutkan pemberkasan untuk kasus pelarian Djoko Tjandra.

"Pada Senin (10/8) hari ini, penyidik melaksanakan pemeriksaan tambahan kepada 5 saksi, melakukan pemeriksaan 2 saksi di wilayah hukum Polda Kalimantan Barat, dan melanjutkan pemberkasan," ujar Awi.

Polisi bakal melaksanakan pemeriksaan tambahan kepada Brigjen Prasetijo Utomo dan 1 saksi pada esok hari.

"Pada Selasa (11/8), penyidik akan melaksanakan pemeriksaan tambahan terhadap tersangka BJP PU dan satu orang saksi," tambahnya.

(idn/idn)