Motif Sekretaris Bunuh WN Taiwan: Pernah Dihamili dan Disuruh Aborsi

Matius Alfons - detikNews
Rabu, 12 Agu 2020 16:45 WIB
Motif Sekretaris Bunuh WN Taiwan: Pernah Dihamili dan Disuruh Aborsi
Polda Metro menangkap 4 pembunuh WN Taiwan. (Matius Alfons/detikcom)
Jakarta -

Sari Sadewa (37) ditangkap karena mengotaki pembunuhan WN Taiwan Hsu Ming Hu, yang juga bosnya di toko roti 'Femansa Cake' Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Sari Sadewa mengaku membunuh korban lantaran sakit hati pernah dihamili hingga disuruh melakukan aborsi oleh korban.

"Jadi hubungan antara pelaku (Sari Sadewa) dengan korban memang waktu itu (Sari Sadewa) hamil, tetapi oleh korban meminta si pelaku ini menggugurkan kandungan jadi tidak ada anak gitu," jelas Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (12/8/2020).

Hubungan antara Sari Sadewa dan korban ini diawali pada 2018. Sari Sadewa saat itu bekerja pada Hsu Ming Hu dan menjadi sekretaris pribadi.

"Korban punya pabrik roti dan beberapa toko, ada sekitar 5 toko roti dan SS (Sari Sadewa) ini oleh korban dijadikan sekretaris pribadi," katanya.

Seiring berjalannya waktu, Hsu Ming Hu dan Sari Sadewa terlibat hubungan asmara. Hubungan ini diawali oleh Hsu Ming Hu yang sering mengirimi Sari video porno.

"Karena korban awalnya sering melakukan pelecehan seksual dan sering kirimkan video kepada si pelaku ini, sehingga akhirnya mereka ada kecocokan dan melakukan hubungan intim," tuturnya.

Akibat hubungan terlarang itu, Sari Sadewa hamil. Namun korban tidak mau bertanggung jawab.

"Sampai akhirnya si pelaku ini hamil, tetapi si korban tidak bertanggung jawab. Ini awal pelaku kemudian sakit hati," katanya.

Bukannya bertanggung jawab, Hsu Ming Hu justru meminta Sari Sadewa menggugurkan kandungannya. Hsu Ming Hu disebutkan memberikan sejumlah uang ke Sari Sadewa untuk menggugurkan kandungannya.

"Korban meminta pelaku menggugurkan kandungannya dengan memberi dana Rp 15 juta, itu mungkin yang kemudian yang bersangkutan kemudian sakit hati," imbuhnya.

Sari Sadewa menyimpan dendam setelah kejadian itu. Hingga akhirnya pada Juni 2020, dia merencanakan sebuah pembunuhan. Dia menyewa eksekutor untuk membunuh korban.

Selain Sari, Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang dipimpin oleh AKBP Handik Zusen, AKP Ressa F Marasabessy dan AKP Rulian menangkap 3 tersangka lainnya. Ketiganya adalah perempuan berinisial F, Suyanto, dan Alfiyan.

Kasus ini terkuak setelah polisi menerima laporan korban hilang dari keluarga dan rekannya sesama WN Taiwan. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan ternyata korban dibunuh.

Korban dibunuh di rumahnya di Bekasi, Jawa Barat. Setelah itu, jasad korban dibuang di sungai di Subang, Jawa Barat, dan ditemukan pada 26 Juli 2020.

Tonton video 'Terungkap, Motif Sekretaris Bunuh WN Taiwan: Sakit Hati Dihamili':

[Gambas:Video 20detik]



(mei/mei)