Suasana Mencekam Saat Gunung Sinabung Erupsi: Langit Gelap Penuh Abu

Haris Fadhil - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 17:05 WIB
Potret suasana di Naman Teran saat erupsi Gunung Sinabung (dok. Bavo)
Potret suasana di Naman Teran saat erupsi Gunung Sinabung (dok. Bavo)
Medan -

Suasana mencekam terjadi di wilayah sekitar Gunung Sinabung saat erupsi terjadi. Langit pagi hari yang biasanya cerah menjadi gelap seketika akibat abu vulkanik yang menyembur dari gunung.

Salah satu warga, Bavo Amalta, mengatakan suasana gelap itu terjadi di Desa Naman Teran, Karo. Dalam video yang dikirimnya terlihat wilayah tersebut tertutup abu vulkanik.

"Itu di Naman Teran tadi pagi," ucapnya, Senin (10/8/2020).

Selain suasana yang gelap, abu vulkanik menyelimuti jalan di Berastagi, Karo. Jalanan terlihat berwarna putih tertutup abu vulkanik.

"Itu di daerah menuju Pasar Buah Berastagi," ucap Berry Sitohang.

Suasana di Berastagi usai erupsi Gunung Sinabung (dok. Berry Sitohang)Suasana di Berastagi usai erupsi Gunung Sinabung. (dok. Berry Sitohang)

Abu vulkanik juga menutupi kawasan pemandian air panas Sidebuk-debuk. Atap rumah hingga jalanan berubah menjadi putih akibat tertutup abu.

Warga lainnya, Aisyah, mengatakan suasana gelap juga terjadi di jalanan mengarah ke Sibolangit. Suasana jalanan menjadi gelap karena abu vulkanik yang menyebar.

"Iya itu suasana tadi pagi," ujarnya.

Gunung Sinabung telah dua kali erupsi hari ini. Erupsi pertama terjadi pada pukul 10.16 WIB dan erupsi kedua terjadi pukul 11.17 WIB.

Pada erupsi pertama, kolom abu mencapai ketinggian 5.000 meter. Sedangkan pada erupsi kedua, kolom abu setinggi 2.000 meter.

Erupsi Gunung Sinabung ini terjadi lagi usai 'tertidur' sekitar setahun. Gunung Sinabung telah meletus dua kali pada Sabtu (8/8), yakni pada dini hari dan sore.

Video 'Detik-detik Gunung Sinabung Erupsi Lagi':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)