4 Orang dari 1 Keluarga di Kedungbadak Bogor Positif Corona

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 11:06 WIB
Ketua GTPP COVID-19 Kota Bogor, Dedie A. Rachim
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim (Foto: Istimewa)
Bogor -

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengungkap adanya penambahan kasus positif virus Corona (COVID-19) di wilayahnya. 4 orang dari 1 keluarga di Kedungbadak, Tanah Sareal dinyatakan terpapar COVID-19.

"Jadi rata-rata kan klaster keluarga ini asal usulnya dari improted case, kan. Jadi mereka yang melakukan perjalanan multi transportasi luar Kota Bogor, atau bekerja di zona merah, termasuk misalnya bekerja di DKI. Kembali ke Bogor, kemudian memaparkan kepada keluarganya, makanya terjadi lah klaster keluarga, termasuk di Kedung Badak," kata Dedie saat dihubungi, Senin (10/8/2020).

Dedie merinci, 4 orang tersebut terdiri dari seorang ibu dan 3 anaknya. Dia menjelaskan, kasus berawal ketika anak pertama dari keluarga tersebut sakit. Usai diperiksa dilakukan swab test, sang anak kemudian dinyatakan positif COVID-19.

"Riwayat perjalanan (anak pertama) hanya ke kantor," ucapnya.

Pemkot Bogor pun kemudian melakukan pelacakan. Hasilnya, 3 anggota keluarganya, yakni ibu dan anak kedua serta anak ketiga dinyatakan positif COVID-19.

"Jadi ada 3 orang lagi ibu, anak kedua, anak ketiga terpapar (COVID-19) tapi sudah (dinyatakan positif virus Corona) beberapa hari lalu," ungkapnya.

Ketiga orang yang positif COVID-19 itu berstatus orang tanpa gejala (OTG). Dedie mengatakan tiga anggota keluarga ini sudah melakukan isolasi mandiri di rumah. Sementara untuk anak pertama, dirawat di RS Marzoeki Mahdi.

"Ada penambahan klaster baru, dari yang 5 (keluarga positif COVID-19 di Kota Bogor) kemarin, tambahan (1 keluarga) namanya klaster Kedung Badak," tandas Dedie.

(mae/mae)