Round-Up

Geger Taruni Ngaku Digagalkan Tes Corona Tanpa Bukti

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 08 Agu 2020 04:51 WIB
Di tengah pandemi Corona, anggota Polri memberikan bantuan kepada masyarkat terdampak. Ada ribuan paket sembako yang dibagikan.
Foto: Ilustrasi kegiatan akpol (Istimewa)
Semarang -

Geger cerita seorang calon taruni yang gagal lolos tes Akademi Polisi (Akpol) di tingkat pusat karena disebut positif Corona (COVID-19). Cerita itu viral di medsos. Akpol hingga Polri pun angkat bicara.

Curhat perempuan ini mulanya viral setelah dibuat utas (thread) oleh akun Twitter, @siap_abangjagoo. Pemilik akun tersebut bercerita dirinya gagal tes seleksi masuk Akpol di tingkat pusat.

"Jadi, kemarin itu aku daftar ikut seleksi Akpol, masih seleksi daerah sih. Tapi, Alhamdulillah aku ranking 1 se-provinsi, udah sampai sidang akhir, terus berhak untuk melanjutkan tes ke tingkat pusat," demikian cuit @siap_abangjagoo seperti dilihat detikcom, Kamis (6/8/2020).

Dia bercerita mempersiapkan diri untuk mengikuti tes di tingkat pusat, termasuk melakukan rapid test Corona. Dalam utas yang dibuatnya, dia menampilkan rapid test yang dilakukannya menunjukkan hasil negatif COVID-19.

Dalam foto hasil rapid test, terlihat rumah sakit tersebut memiliki kode area telepon 0778, yang merupakan kode telepon untuk daerah Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Pada cuitan selanjutnya, dia mengunggah sebuah video saat pihak kepolisian datang ke rumahnya menyampaikan bahwa dia positif COVID-19, sehingga tak bisa ikut seleksi. Dia pun gugur di seleksi Akpol di tingkat pusat.

"Terus, sorenya dtg orang dari Polda ke rumahku. Ngasi kabar kalau aku dinyatakan positif covid, tp ngga ada bukti tertulis resmi kalau aku emang beneran positif covid. Yaudah, intinya gabisa berangkat aja gitu alias gugur," cuitnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3