Round-Up

Disdik Cilegon vs Satgas Corona Soal Sekolah Tatap Muka

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 07 Agu 2020 05:13 WIB
Hari pertama masuk sekolah di Cilegon, Banten.
Foto: Hari pertama masuk sekolah di Cilegon, Banten. (Iqbal-detikcom)

Erwin menuturkan, kala itu Satgas hanya diperintahkan untuk membuat konsep protokol kesehatan sebelum diberlakukannya sekolah tatap muka. Namun, pihak Disdik malah melakukan uji coba sebelum konsep protokol kesehatan rampung.

"Protokol COVID itu bisa masuk ya diterima tapi kan gitu ya, di satu sisi pertumbuhan perkembangan COVID-19 di Cilegon bertambah ditambah lagi peraturan SKB 4 Menteri," lanjut Erwin.

Namun, Disdik Kota Cilegon membantah tak berkoordinasi soal kebijakan sekolah tatap muka. Disdik mengaku kebijakan untuk memulai sekolah tatap muka itu sudah dibahas bersama forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda).

Ismatullah mengatakan forum itu menjadi dasar dilakukannya uji coba sekolah tatap muka di Cilegon pada Senin (3/8) lalu. Obrolan itu juga menghasilkan rencana penerbitan surat edaran dari terkait dibukanya sekolah tatap muka.

"Kalau diomong belum dikoordinasi wong kita ngomong sama Forkopimda, kita pertama kali ngobrolnya di acara silaturahmi abis Idul Adha, ada Dandim, Kapolres, Wali Kota, Kepala BPBD juga ada," kata Ismatullah, Kamis (6/8/2020).

Ismat mengatakan, saat itu, kondisi kasus virus Corona (COVID-19) di Cilegon yang kondusif menjadi dasar pertimbangannya. Selain itu, banyak juga aspirasi dari berbagai pihak yang menyarankan untuk kembali membuka sekolah.

"Pertimbangannya karena kota Cilegon sudah cukup kondusif, dan Cilegon menjadi sebuah keniscayaan untuk dibuka dan sekolah madrasah waktu itu sudah dibuka sehingga ada aspirasi kepada pimpinan untuk segera dibuka, bahkan dari anggota dewan menyarankan untuk dibuka tapi ternyata ada berbeda pendapat ada yang melarang dan ada yang senang. Akhirnya menghentikan tatap muka," tutur Ismat.

Halaman

(idn/idn)