Polisi Usut Beda Pekerjaan Pembakar Bendera Merah Putih di Lampung

Idham Kholid - detikNews
Rabu, 05 Agu 2020 19:18 WIB
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad. (Dok Polresta Bandar Lampung)
Jakarta -

Polisi akan menyelidiki perbedaan soal informasi pekerjaan MA, wanita pembakar bendera Merah Putih di Lampung Utara. Di SIM dan KTP, tercatat perbedaan pekerjaan MA.

Pekerjaan MA tercatat sebagai PNS di surat izin mengemudi (SIM). Sementara di kartu tanda penduduk (KTP), tertulis TNI.

"Ini penyelidikan lain lagi. Kita satu-satu dulu. Sekarang kan kita meriksa yang ini (bendera). Nanti beda lagi berkas perkaranya yang itu. Soal itu nanti ada lagi, ibaratnya ada (dugaan) pemalsuan dalam memberikan identitas, itu nanti lain lagi," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Rabu (5/8/2020).

Pandra mengatakan perbedaan pekerjaan di 2 kartu identitas itu akan diselidiki dan dikembangkan polisi. Saat ini polisi masih fokus di kasus pembakaran bendera Merah Putih yang dilakukan MA.

"Iya betul (akan dikembangkan dan diselidiki), karena dia memiliki beberapa identitas dan identitas ini akan kita kembangkan dan akan kita lakukan pemeriksaan," ujarnya.

Sebelumnya, Polres Lampung Utara meningkatkan status kasus pembakaran bendera Merah Putih yang dilakukan perempuan inisial MA ke penyidikan. MA sudah ditetapkan menjadi tersangka.

"MA sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sebab beberapa beberapa unsur sudah terpenuhi mulai dari alat bukti, hingga keterangan beberapa saksi," kata Pandra.

Namun MA belum ditahan karena sejumlah keterangannya masih berubah-ubah. Saat ini tersangka MA sedang dibantarkan di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung guna observasi kejiwaan oleh tim psikiater.

Tonton video 'Brigadir Nanang, Polisi yang Dipuji karena Ambil Bendera di Selokan':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2