Cerita Kades di Simalungun: Warga Terpaksa Berutang demi Anak Sekolah Daring

Ahmad Arfah - detikNews
Senin, 03 Agu 2020 18:55 WIB
Screenshot viral anak-anak di Simalungun cari sinyal demi belajar daring
Screenshot viral anak-anak di Simalungun cari sinyal demi belajar daring (dok. Facebook Rosari Sinaga)
Simalungun -

Kepala Desa (Kades) Siporkas, Simalungun, Hendra Putra Saragih, bercerita soal warganya yang terpaksa berutang demi anaknya bisa belajar daring. Warga disebut berutang agar bisa membeli gawai atau smartphone agar anak mereka bisa ikut belajar daring.

"Kadang dipaksain orang tuanya. Ada tiga anaknya yang sekolah, terpaksalah dibelinya. Kadang ngutang pun dipala-palain (dipaksakan). Kayak kemarin ada dua anaknya, dibelinya lah handphone dua. Belum lagi paketnya," kata Hendra, Senin (3/8/2020).

Hal ini disampaikan Hendra saat dirinya memberi penjelasan soal posting-an viral siswa di Simalungun memanjat pohon untuk mendapatkan sinyal saat belajar daring. Foto-foto aksi para siswa berjuang untuk mendapat ilmu itu viral.

Hendra membenarkan posting-an tersebut. Menurutnya, para siswa terpaksa memanjat pohon karena kondisi geografis wilayah mereka yang dikelilingi perbukitan.

Hal ini membuat para siswa harus memiliki usaha ekstra meski telah memiliki gawai masing-masing. Belajar daring sendiri dilakukan usai kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah ditiadakan demi mencegah penyebaran virus Corona.

Hendra pun menyebut anak-anak tersebut sama sekali tak bisa belajar jika hujan turun. Hal itu terjadi karena sinyal hilang.

"Iya lah (tidak bisa belajar jika hujan turun). Gimana mau belajarnya," ujarnya.

Hendra mengatakan ada tiga dusun di desanya yang tak terjangkau jaringan internet. Jangankan sinyal untuk internet, katanya, untuk sekadar menelepon saja susah.

"Betul, tiga dusun itu. Dusun Bah Pasunsang, Dusun Butu Ganjang, Dusun Bornok. Jangankan sinyal internet, untuk nelpon biasa aja sulit. Tiga dusun lah itu," kata Hendra.

Tonton video 'Sekolah di Cilegon Berlakukan Tatap Muka Hanya 2 Jam Pelajaran'':

[Gambas:Video 20detik]

(haf/haf)