Kondisi Membaik, Istri Dokter Wafat Akibat Corona di Medan Pulang ke Rumah

Datuk Haris Molana - detikNews
Senin, 03 Agu 2020 17:43 WIB
Poster
Ilustrasi COVID-19 (Edi Wahyono/detikcom)
Medan -

Istri dokter Andhika Kesuma, yang dirawat akibat terpapar virus Corona (COVID-19), dipulangkan ke rumah. Gugus Tugas COVID-19 Medan mengatakan yang bersangkutan dipulangkan setelah kondisinya membaik.

"Alhamdulillah sudah kembali ke rumah. Sudah isolasi di rumah," kata jubir Gugus Tugas COVID-19 Medan, Mardohar Tambunan, di Medan, Senin (3/8/2020).

Sebagai informasi, dokter Andhika merupakan spesialis paru yang wafat setelah dirawat selama 23 hari di RS Columbia Asia Medan akibat positif COVID-19. Istrinya juga dirawat di RS yang sama.

Mardohar mengatakan pasien positif COVID-19 biasanya melakukan isolasi mandiri di rumah karena kondisinya mulai membaik. Dia mengaku belum mengetahui detail soal hasil tes swab terbaru istri dokter Andhika tersebut.

"Saya belum tahu, apakah masih positif atau tidak. Tapi kalau isolasi biasanya itu menunggu proses penyembuhan," ucapnya.

Dia mengatakan istri Andhika juga merupakan tenaga kesehatan. Dia mengimbau semua pihak agar menjaga kesehatan dan mengikuti protokol pencegahan penularan COVID-19.

"Ibu ini kan nakes juga, kita berharap beliau sehat," tuturnya.

Sebelumnya, dokter Andhika dinyatakan meninggal setelah terpapar virus Corona, Sabtu (1/8). Dia meninggal setelah dirawat selama 23 hari di rumah sakit.

"Ya beliau sudah meninggal. Sekitar jam 11.00 WIB dengan status positif COVID-19. Sempat 23 hari dirawat di Columbia Asia," kata Kadis Kesehatan Sumut dr Alwi Mujahit saat dimintai konfirmasi, Sabtu (1/8).

Andhika merupakan orang yang pertama kali membuka Rumah Sakit GL Tobing sebagai RS khusus untuk menangani pasien Corona. Andhika merupakan penanggung jawab di rumah sakit tersebut.

(haf/haf)