Komisioner KPAI Kritik Nadiem soal PPDB dan Pembelajaran Jarak Jauh

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Sabtu, 01 Agu 2020 16:16 WIB
Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti.
Komisioner KPAI Retno Listyarti (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Komisioner KPAI Retno Listyarti menulis surat terbuka kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim. Dalam surat itu, Retno menyoroti berbagai persoalan pendidikan terkait penerimaan peserta didik baru (PPDB) hingga sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Retno menulis surat terbuka ini guna mengkritisi konsep berpikir Nadiem terkait pendidikan Indonesia. Dia juga menulis surat ini sebagai seorang ibu dan warga negara Indonesia.

"Saya menulis surat terbuka ini sebagai seorang ibu yang merupakan warga negara Indonesia. Mas Menteri, tujuan saya menulis surat ini adalah untuk menyampaikan beberapa kritisi saya atas konsep berpikir Anda sebagai menteri yang mengurusi urusan pendidikan," kata Retno dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu (1/8/2020).

Dalam surat terbukanya, Retno menyoroti persoalan kuota PPDB jalur zonasi. Dia menjelaskan PPDB zonasi adalah sistem yang mencegah pendidikan menjadi pasar bebas sehingga setiap anak mendapatkan hak belajar di sekolah negeri yang dekat rumahnya. Retno pun mempertanyakan kebijakan Nadiem yang mengurangi persentase PPDB jalur zonasi dari 80 persen menjadi 50 persen.

"Menurunkan jalur zonasi hingga sebesar 30 persen justru mengarah pada ketidakkonsistenan dalam berpikir soal keadilan sosial," ujar Retno.

Tonton juga 'Keluh Kesah Guru Hadapi Pembelajaran Jarak Jauh Dadakan Akibat Corona':

[Gambas:Video 20detik]

Selain itu, Retno menyoroti pelaksanaan PJJ pada masa pandemi Corona. Menurut Retno, banyak anak merasa terkurung di rumah, kehilangan hak bermain, serta terlalu lama beristirahat dari kegiatan akademik dan ekstrakurikuler di sekolah.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3