Pengusaha Lokal Sumatera di Pusaran Kasus-kasus Prostitusi Artis FTV

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 30 Jul 2020 15:08 WIB
Foto ilustrasi untuk prostitusi artis
Ilustrasi prostitusi artis. (Phil McCarten/Getty Images)
Medan -

Ada 2 sosok pengusaha lokal di balik pusaran kasus dugaan prostitusi yang menyeret artis FTV di Medan dan Bandar Lampung. Sosok para pengusaha lokal ini pun seakan menjadi misteri karena berstatus sebagai saksi dan identitas lengkapnya tak diungkap.

Kasus dugaan prostitusi melibatkan artis FTV awalnya terjadi di Medan pada Minggu (12/7/2020). Saat itu, bintang FTV Hana Hanifah diamankan polisi dari salah satu hotel.

Hana disebut sedang berada di dalam kamar bersama pria berinisial A. Polisi kemudian membawa keduanya ke kantor polisi untuk dimintai keterangan. Dua hari berselang, polisi mengumumkan ada dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni R dan J.

"Dari hasil gelar perkara kita menetapkan tersangka, yaitu Saudara R, yang ada di depan ini. Karena peran tersangka ini menjemput saksi dari bandara menuju TKP kemudian membantu saksi HH (Hana Hanifah) selama di Medan dan dijanjikan uang untuk mengurus saksi Saudara HH saat ada di Medan. Tersangka, Saudara R, berkomunikasi dengan tersangka lain, yaitu Saudara J, yang ada di Jakarta. Yang kita duga adalah muncikari di Jakarta," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko, di Medan, Selasa (14/7).

R telah diamankan, sedangkan J masih diburu polisi. Riko juga mengatakan Hana dan A berstatus sebagai saksi. Hana menjadi saksi karena diduga merupakan objek yang 'diperdagangkan' dalam perkara ini.

Namun, Riko mengatakan polisi masih menelusuri soal chat Hana dengan sejumlah kolega. Riko juga menyebut ada duit Rp 20 juta dari A yang telah diterima Hana.

Meski telah mengumumkan ada dua orang yang menjadi tersangka, kasus dugaan prostitusi yang menyeret Hana ini masih menyisakan teka teki. Salah satunya soal sosok A.

Sosok A pertama kali diungkap pada Senin (13/7). Saat itu, A disebut sebagai pengusaha.

"Mengakunya dia pengusaha," ujar Riko.

Sementara itu, saat konferensi pers, Riko menyebut A merupakan karyawan swasta. Profesi itu, kata Riko, merupakan pengakuan terakhir dari A saat proses pemeriksaan.

"Saksi A, pengakuannya dia karyawan swasta, pengakuan terakhir karyawan swasta," ucap Riko.

Riko juga mengatakan A mengaku sebagai warga Medan. Namun, berdasarkan identitasnya, A adalah penduduk Pekanbaru, Riau.

"Saksi A ini mengaku warga Kota Medan, tapi dari tanda pengenalnya yang bersangkutan adalah warga atau penduduk Pekanbaru," tuturnya.

Hana dan A disebut belum sempat berhubungan badan. Keduanya keburu diamankan polisi karena diduga terkait prostitusi.

Tonton video 'Detik-detik Vernita Syabilla Diamankan Polisi Terkait Prostitusi':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2