Satgas COVID-19 Sumut Imbau Tak Ada Kotak Amal Keliling Saat Salat Idul Adha

Ahmad Arfah - detikNews
Selasa, 28 Jul 2020 15:04 WIB
Jubir Gugus Tugas COVID-19 Sumut Mayor Kes Whiko Irwan
Jubir Gugus Tugas COVID-19 Sumut Mayor Kes Whiko Irwan. (Dok Istimewa)
Medan -

Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Sumatera Utara mengatakan tak ada larangan bagi warga untuk menggelar salat Idul Adha berjemaah. Namun, pihak penyelenggara salat Id berjemaah diharuskan melakukan pengecekan suhu tubuh warga yang hendak ikut salat berjemaah.

"Petugas penyelenggara juga harus menyediakan alat pengecekan suhu badan. Bila ditemukan jemaah dengan suhu lebih dari 37 derajat Celsius, tidak diperkenankan memasuki area pelaksanaan," kata Jubir Satgas COVID-19 Sumut, Mayor Kes Whiko Irwan, kepada wartawan, Selasa (28/7/2020).

Dia mengingatkan jemaah tetap menjaga jarak di lokasi salat Id. Penyelenggara juga diimbau tidak menjalankan kotak amal keliling demi mencegah penyebaran virus Corona.

"Menerapkan pembatasan jarak antar jemaah, tidak menjalankan kotak amal, membawa sajadah sendiri, menjaga kebersihan tangan, dan petugas mengimbau agar anak-anak dan lanjut usia tidak mengikuti salat Idul Adha," jelasnya.

Selain itu, warga diminta mematuhi protokol pencegahan virus Corona saat pelaksanaan penyembelihan hewan kurban. Satgas mengimbau panitia tetap menggunakan masker hingga baju lengan panjang saat pelaksanaan kurban.

"Untuk penyembelihan hewan kurban, GTPP COVID-19 Sumut meminta penyelenggara harus mematuhi protokol kesehatan seperti saling menjaga jarak, menghindari kerumunan dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat. Panitia kurban juga harus dalam keadaan sehat, menggunakan masker, pakaian lengan panjang dan sarung tangan," ujarnya.

Whiko juga meminta panitia kurban bekerja sama dengan rumah potong hewan saat pelaksanaan pemotongan hewan kurban. Dia meminta kebersihan alat pemotong hewan diperhatikan.

"Seluruh peralatan sebelum dan sesudah digunakan menyembelih hewan kurban juga harus dibersihkan dan disterilisasi serta menggunakan sistem satu orang satu alat dalam menyembelih hewan kurban," ucapnya.

(haf/haf)