Personel Brimob Tangkap DPO Pencurian Uang Rp 1,6 M Milik Pemprov Sumut

Datuk Haris Molana - detikNews
Selasa, 28 Jul 2020 14:37 WIB
Personel Brimob Tangkap DPO Pencurian Uang Rp 1,6 M Milik Pemprov Sumut
Personel Brimob menangkap DPO pencurian uang Rp 1,6 M milik Pemprov Sumut. (Foto: dok. Istimewa)
Medan -

Personel Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) menangkap seorang yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kasus pencurian uang sebanyak Rp 1,6 miliar milik Pemprov Sumut. Pelaku bernama Tukul Panjaitan ditangkap di tempat persembunyiannya di Medan.

"Tim Elang Intel Brimob Polda Sumut berhasil menangkap DPO kasus pencurian yang terjadi di kantor Gubernur Sumut. Pelaku adalah Tukul Panjaitan, ditangkap di Jalan Menteng," kata Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Abu Bakar Tertusi melalui Lakhar Kasi Intel Brimob Kompol Heriyono kepada wartawan, Selasa (28/7/2020).

Heriyono menyebut awalnya petugas pada Rabu (22/7) mendapat informasi soal pria yang masuk DPO kasus pencurian uang di kantor Gubernur Sumut serta tindak pidana pencurian yang terjadi di Universitas Sumatera Utara (USU) dengan kerugian Rp 130 juta di Jalan Menteng, Kecamatan Medan Kota.

Selanjutnya, personel yang dipimpin oleh Panit Opsnal Seksi Intel Sat Brimob Ipda Heri Suhartono melakukan penyelidikan di Jalan Menteng. Namun, saat itu menurut informan, Tukul sedang tidak ada di kediamannya. Personel pun melakukan pengendapan di sekitar lokasi.

Kemudian, pada pukul 21.30 WIB, Tukul melintas di Jalan Menteng. "Personel yang ada langsung menangkap Tukul," ujar Hery.

Dari interogasi lisan, personel mendapat keterangan bahwa benar Tukul Panjaitan turut serta dalam melakukan tindak pidana pencurian di kantor Gubsu. Ia juga mengakui melakukan pencurian di USU.

"Dari pencurian yang dilakukan di kantor Gubsu, Tukul memperoleh hasil Rp 300 juta dan pencurian di USU memperoleh hasil sebesar Rp 20 juta," sebut Hery.

Setelah itu, personel menyerahkan Tukul Panjaitan ke Mapolrestabes Medan untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut. Dalam penangkapan itu, petugas juga menyita barang bukti uang Rp 653 ribu, 1 buah dompet, ATM, 3 buah SIM A, B, C atas nama Nelson Panjaitan, kartu berobat atas nama Nelson Panjaitan, KTP atas nama Nelson Panjaitan, dan satu buah cincin.

Sebelumnya, empat pelaku pencurian duit Rp 1,6 miliar milik Pemprov Sumut sudah ditangkap tim Polrestabes Medan. Keempat pelaku yang ditangkap adalah Niksar Sitorus (36), Niko Demos Sihombing alias Nika (41), Musa Hardianto Sihombing alias Musa (22), dan Indra Haposan Nababan alias Irvan (39).

Mereka sudah disidangkan, dan telah divonis masing-masing 5 tahun penjara.

"Ada enam nama yang diidentifikasi. Empat orang berhasil ditangkap. Ada dua orang yang residivis, Musa dan Indra. Dua orang pelaku masih DPO, yakni Tukul dan Pandiangan," ujar Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto saat menjabat, Selasa (1/10/2019).

Uang Rp 1,6 miliar milik Pemprov Sumut hilang dari dalam mobil Toyota Avanza warna silver BK-1875-ZC yang diparkir di halaman parkir kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Kecamatan Medan Polonia, Senin (9/9/2019) sekitar pukul 17.05 WIB.

Uang yang dicuri tersebut rencananya akan disalurkan sebagai honor kegiatan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah). Uang itu diambil oleh ASN Pemprov Sumut, Budianto (40), dan tenaga honorer Biro Perbekalan Pemprov Sumut Indrawan Ginting (36).

(elz/ear)