Round-Up

Jejak Jenderal Pembantu Djoko Tjandra Berujung Tersangka

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 28 Jul 2020 08:13 WIB
Gedung Mabes Polri
Foto Gedung Mabes Polri: (Ari Saputra-detikcom)
Jakarta -

Setelah naik ke penyidikan, kasus surat jalan buron Djoko Tjandra memasuki babak baru. Brigjen Prasetijo Utomo resmi berstatus tersangka terkait pembuatan surat jalan buron Djoko Tjandra.

Status tersangka mantan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Karo Korwas) PPNS Bareskrim ini disampaikan Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jaksel, pada Senin 27 Juli 2020.

Kasus Brigjen Prasetijo Utomo soal pemalsuan surat jalan buron Djoko Tjandra sebelumnya naik ke tahap penyidikan. Bareskrim Polri telah mengeluarkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) terhadap Brigjen Prasetijo.

Surat yang bernomor B/106.4a/VII/2020/Ditipidum itu diteken oleh Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo tertanggal 20 Juli 2020. Surat tersebut ditujukan kepada Jaksa Agung.

"Iya benar SPDP sudah keluar, sebagaimana dimaksud dalam pasal 263 KUHP, 421 KUHP dan atau 221 KUHP, yang diduga dilakukan oleh terlapor BJP PU dan kawan-kawan, yang terjadi pada 1 Juni hingga 19 Juni 2020 di Jakarta dan Pontianak," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan dalam keterangannya, Kamis (23/7).

Pada Senin 27 Juli 2020, Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo menyebut Brigjen Prasetijo telah ditetapkan sebagai tersangka usai Bareskrim Polri melakukan gelar atas perkara surat jalan terpidana kasus hak tagih (cessie) Bank Bali itu.

Berikut Jejak Brigjen Prasetijo Muluskan Surat Jalan dan Pelarian Djoko Tjandra Berujung Tersangka


Tersangka Surat Jalan Djoko Tjandra

Brigjen Prasetijo ditetapkan sebagai tersangka atas kasus surat jalan pria yang kerap disapa 'Joker' itu.
"Hari ini telah dilaksanakan gelar perkara untuk menetapkan tersangka Saudara BJP PU berdasarkan LP/A/397/VII/2020/BARESKRIM tanggal 20 Juli 2020," kata Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo.

Sigit mengungkapkan gelar perkara diikuti perwakilan dari Itwasum, Divisi Propam, Biro Wasidik Bareskrim dan para direktur di Bareskrim.

Hasil gelar perkara menyatakan cukup bukti untuk menetapkan Brigjen Prasetijo Utomo sebagai tersangka.

"Dari hasil gelar tersebut, kami menetapkan status tersangka untuk BJP PU," tegas Sigit.

Prasetijo disangkakan melakukan perbuatan pidana tentang pembuatan dan penggunaan surat palsu, memberi pertolongan terhadap Djoko Tjandra, dan menghalangi penyidikan dengan menghancurkan barang bukti.

Tonton video 'Brigjen Prasetijo Bakar Bukti Surat Jalan Djoko Tjandra':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3