Round-Up

Polemik Pembukaan Burger King di Makassar

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 28 Jul 2020 07:31 WIB
Tak Berizin-Langgar Protokol COVID, Burger King di Makassar Ditutup
Foto: Satpol PP saat menutup Burger King di Makassar (Foto: Munsir/detikcom)
Jakarta -

Pembukaan rumah makan cepat saji, Burger King, di Makassar memantik polemik. Pemkot Makassar dan pengelola Burger King pun dipanggil oleh DPRD Makassar.

Polemik ini bermula saat Gugus Tugas COVID-19 menutup Burger King di Makassar. Hal itu dikarenakan Burger King tak mematuhi protokol kesehatan dan tidak mengantongi izin.

"Iya jadi tujuan kita di sini pertama adalah meninjau dan mengawasi terkait dengan protokol kesehatannya yang pertama kita temukan di lapangan ini tidak sesuai dengan protokol kesehatan, apa yang kita lihat tadi dan kita sajikan secara bersama bahwa Burger King ini di Jalan Sultan Hasanudin tidak sesuai dengan protokol kesehatan itu yang utama," kata Koordinator Tim Tindak Pengendalian COVID 19, Irwan, Kamis (24/7/2020).

Irwan menjelaskan ada beberapa protokol kesehatan yang dilanggar oleh Burger King. Salah satunya jaga jarak antara pengunjung yang belum diterapkan secara baik.

"Itu physical distancing yang tidak sesuai dengan protokol kesehatan itu apa yang ditemukan tadi, kalau oke lah dari luar sudah nampak sudah sesuai dengan protokol kesehatan sudah menyiapkan sanitizer sudah menyiapkan kedatangan hanya saja di dalam belum," jelasnya.

Selain itu, Irwan mengatakan Burger King juga belum mengantongi izin berdasarkan hasil dari pemeriksaan PTSP dan Disperindag Makassar. Atas hal tersebut, rumah makan siap saji pun ditutup.

"Jadi sesuai dengan hasil pemeriksaan dari Disperindag dan PTSP itu belum ada izin yang dimiliki dari Pemerintah Kota, langkah selanjutnya kami dari Satpol PP mengambil langkah untuk mengeluarkan berita cara memanggil kantor untuk penutupan kalau tidak memiliki izin pasti ditutup," tegas Irwan.

Pihak Burger King pun angkat bicara mengenai penutupan tersebut. Protokol kesehatan terkait COVID-19 disebut sudah diterapkan sejak di luar.

"Sebenarnya untuk sebelum opening sudah dicek polisi bagaimana menerapkan protokol kesehatan mulai parkir dan masuk store, seperti suhu badan dan pakai masker tak boleh masuk dan itu berlaku semua karyawan dan semua pakai masker. Kita coba screening di awal cuci tangan di depan masuk restoran, masuk di dalam pembatasan antrean physical distancing, kontak secara langsung pembelian tangan ke tangan dan pembayaran taruh uang tidak kontak langsung," kata Business Division Manager Burger King Indonesia Timur, Rio Fitrianto, melalui sambungan telepon, Sabtu (25/7).

Tonton video 'DPM-PTSP Makassar Sebut Burger King Beroperasi Tanpa Izin':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4