Pj Walkot Makassar Minta PTSP Jalin Komunikasi ke Burger King Bahas Izin

Ibnu Munsir - detikNews
Senin, 27 Jul 2020 17:36 WIB
Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin (Ibnu Munsir-detikcom).
Foto: Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin (Ibnu Munsir-detikcom).
Makassar -

Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin meminta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) menjalin komunikasi dengan Burger King di Jalan Sultan Hasanuddin membahas soal izin. Rudy tak ingin Pemkot menghambat izin usaha.

"Sudah saya bilang komunikasikan segera karena izin itu perlu, apa yang kurang kurang kita perlu komunikasikan, karena izin juga lambat keluar karena kurang komunikasi juga," ujar Rudy di Makassar, Senin (27/7/2020).

Lebih lanjut Rudy meminta pihak PTSP Makassar untuk kembali mengecek izin Burger King yang berlokasi di Jalan Sultan Hasanuddin tersebut.

Dikatakannya, Pemkot Makassar memang memiliki regulasi dalam mengatur unit usaha yang beroperasi di wilayah Makassar.

"Intinya kita harus mendidik masyarakat kita bahwa regulasi itu penting untuk mengatur, sehingga kalau ada usaha-usaha yang tidak berjalan sesuai regulasi pasti kita berikan teguran-teguran untuk bisa melengkapi apa yang menurut regulasi yang perlu dilengkapi," jelasnya.

Rudy mengaku belum menerima laporan lengkap dari PTSP Makassar terkait izin Burger King. Namun dia meminta agar setiap usaha tidak dipersulit agar turut membantu ekonomi.

"Kan kasihan juga istilahnya pergerakan ekonomi rakyat Indonesia masyarakat yang diuntungkan lantas kita mengambil kebijakan yang sifatnya terlalu, makanya saya minta dulu dicek, belum ada laporan PTSP secara resmi," imbuhnya.

DPM-PTSP Makassar menegaskan rumah makan siap saji Burger King di Jalan Sultan Hasanuddin, Makassar yang kedapatan melanggar protokol COVID-19 belum memiliki izin.

"(Burger King di Jalan Sultan Hasanuddin) Belum ada izinnya," tegas Kepala Dinas DPM-PTSP Kota Makassar, Bukti Djufri kepada detikcom, Senin (27/7).

Sementara itu, Pihak pengelola Burger King sebelumnya mengklaim telah mengantongi izin lengkap dari Pemerintah Kota Makassar. Terkait aksi penutupan yang dilakukan Pemkot Makassar terhadap Burger King di Jalan Sultan Hasanuddin, Business Division Manager Burger King Indonesia Timur, Rio Fitrianto mengatakan itu hanya salah paham.

"Izin ini salah paham, kita sudah punya SIUP dan itu hanya untuk di kantor pusat, kalau di cabang itu tinggal tanda daftar usaha pariwisata (TDUP) di toko cabang, kalau SIUP merek saja di. Soal izin operasional juga sudah ada dan Andal Lalinnya, kita sudah urus, secara lisan dari kepolisian dan pak wali sudah kasih izin juga pihak kepolisian berwenang, jadi sudah oke semua," kata Rio saat dimintai konfirmasi, Minggu (26/7) lalu.

(nvl/nvl)