Round-Up

Sederet Fakta Kematian Editor Metro TV yang Diragukan Ayahanda

Tim detikcom - detikNews
Senin, 27 Jul 2020 06:14 WIB
Jenazah editor MetroTV Yodi Prabowo dimakamkan di TPU Sandratex, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Sabut(11/7/2020). Suasana haru mengiringi pemakaman editor MetroTV tersebut.
Foto: Jenazah Editor MetroTV Yodi Prabowo Dimakamkan (Ari Saputra)
Jakarta -

Sederet fakta yang ditemukan terkait kematian Editor Metro TV Yodi Prabowo diragukan oleh ayahanda, Suwandi. Mulai dari bekas darah yang hanya sedikit hingga depresi, diragukan Suwandi.

Polisi diketahui menduga bahwa Yodi bunuh diri. Namun, Suwandi menilai ada fakta yang tidak sinkron dengan dugaan bunuh diri seperti disebut pihak kepolisian.

"Saya tetap meyakini anak saya itu di situ dibuang. Dia, pelakunya itu pasti lebih dari satu orang. Dia (Yodi) dieksekusi di mana, habis itu dia dibersihin semua, taruh lah anak saya, dipakein segala helm, segala masker, ditaruh di situ untuk menghilangkan jejak si pelakunya, karena dibersihin semua," kata Suwandi saat berbincang dengan detikcom, Minggu (26/7/2020).

Selain bunuh diri, hasil pemeriksaan polisi menyatakan tidak ada sidik jari orang selain Yodi pada barang-barang yang ditemukan di TKP. Suwandi sendiri menduga pembunuh putranya telah melakukan upaya untuk menghilangkan jejak.

"Bisa jadi dia (pelaku) pakai pisau itu (yang dibeli Yodi), dia (pelaku) pakai sarung tangan, kan bisa juga, untuk menghilangkan jejak, pelakunya itu, supaya polisi susah ngungkap. Bukan saya ngomong seolah-olah dia bunuh diri. (Tapi) untuk menghilangkan jejak pelakunya itu," sebut Suwandi.

Tonton 'Saksi Mata: Akhir Kisah Cinta Editor Metro TV Yodi Prabowo':

[Gambas:Video 20detik]



Berikut sederet fakta kematian Yodi yang diragukan ayahnya:

Selanjutnya
Halaman
1 2 3