Nadiem Janji Evaluasi Program Penggerak Kemendikbud yang Bikin Gaduh

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Jumat, 24 Jul 2020 21:26 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim mengaku jengkel karena dituding konflik kepentingan (conflict of interest) terkait bayar SPP menggunakan GoPay.
Mendikbud Nadiem Makarim (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Program Organisasi Penggerak (POP) yang digagas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuat gaduh publik belakangan ini. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim berjanji mengevaluasi program ini bersama pakar pendidikan hingga organisasi kemasyarakatan (ormas).

"Kemendikbud telah memutuskan untuk melakukan proses evaluasi lanjutan untuk menyempurnakan Program Organisasi Penggerak. Proses evaluasi lanjutan ini akan melibatkan berbagai macam pakar pendidikan dan berbagai organisasi masyarakat dan lembaga-lembaga pendidikan," kata Nadiem saat konferensi pers yang disiarkan akun YouTube Kemendikbud RI, Jumat (24/7/2020).

Nadiem mengatakan evaluasi lanjutan ini dilakukan karena adanya masukan dari kalangan masyarakat. Namun Nadiem tidak menjelaskan secara spesifik masukan tersebut.

"Saya kira bahwa penyempurnaan dan evaluasi lanjutan ini dilakukan setelah pemerintah menerima masukan dari berbagai pihak. Kita semua sepakat bahwa Program Organisasi Penggerak merupakan gerakan bersama masyarakat memajukan pendidikan nasional," ucap Nadiem.

Oleh sebab itu, Nadiem akan melakukan evaluasi lanjutan dari POP. Dia ingin memastikan kembali POP memiliki integritas dan transparansi yang baik.

"Tapi kita harus memastikan bahwa program ini, sebelum dilaksanakan, adalah program dengan integritas dan transparansi yang terbaik," ujar Nadiem.

Menurut Nadiem, ada tiga hal yang akan dievaluasi terkait POP. Pertama mengenai integritas dan transparansi dari sistem seleksi POP.

"Pertama adalah integritas dan transparansi sistem seleksi yang kita lakukan. Kami tidak hanya melihat secara internal, tapi juga mengundang pihak eksternal untuk melihat proses yang sudah kita lakukan untuk memastikan bahwa integritas dan transparansinya adalah yang terbaik dengan kualitas yang terbaik," kata Nadiem.

Tonton video 'Kata PKS Soal Muhammadiyah-PBNU Mundur dari POP Kemendikbud':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2