Saat Kepala Kejaksaan Polisikan Cucu Gegara Duit Ratusan Juta

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 17 Jul 2020 08:15 WIB
Ilustrasi Penipuan
Ilustrasi (Mindra Purnomo/detikcom)
Jakarta -

Kajari Toba Robinson Sitorus melaporkan cucunya Jojor Br Sitorus. Laporan ini dilakukan atas kasus dugaan penggelapan uang senilai Rp 600 juta.

Kuasa hukum terlapor, Roni Prima Panggabean dan Jhon Feryanto Sipayung, menyebut kliennya mengaku heran atas laporan tersebut. Roni mengungkap laporan dari Robinson terhadap kliennya itu bernomor LP/608/VI/2020/SU/POLRESTABES MEDAN/SEK MDN BARU tanggal 5 Juni 2020.

Terlapor disebut memenuhi panggilan untuk klarifikasi. Kasus ini kemudian diambilalih oleh Ditreskrimum Polda Sumut.

"Jadi saat ini yang menangani adalah Polda Sumut. Kemarin, Senin (13/7/2020), klien kami baru memenuhi panggilan untuk melakukan klarifikasi," kata Roni kepada wartawan, Rabu (15/7).

Ia menuturkan, kasus bermula dari keinginan pelapor menitipkan uang sekitar Rp 1,5 miliar. Uang tersebut, kata Roni, diminta disimpan menggunakan nama terlapor senilai Rp 600 juta, dan Rp 900 juta memakai nama ibu terlapor.

"Laporan ini bermula dari keinginan pelapor yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Toba untuk menitipkan uangnya sekitar atau kurang lebih Rp 1,5 miliar," ucap Roni.

Singkat cerita, uang Rp 600 juta itu disebut Roni diminta pelapor untuk dikembalikan melalui transfer ke rekening milik orang lain. Terlapor disebut, telah mengembalikan uang tersebut sekitar bulan November 2019 ke nomor rekening yang diperintahkan pelapor.

"Jadi yang diperkarakan itu yang Rp 600 juta. Namun itu juga sudah dikembalikan, tapi kenapa malah kasusnya bisa diterima polisi," sebutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2