150 Bus Disiagakan Urai Kepadatan Penumpang KRL Bogor, Begini Skemanya

Nurcholis Ma'arif - detikNews
Minggu, 12 Jul 2020 09:16 WIB
Warga hendak menaiki bus gratis dari Stasiun Bogor arah Jakarta.
Foto: Sachril Agustin/detikcom
Jakarta -

Sebanyak 140 bus gratis disiapkan di pintu masuk Stasiun Bogor untuk mengurai kepadatan penumpang KRL. Lalu 10 bus lagi akan berangkat dari Pool Damri di samping Botani Square.

"Pak Wali menyampaikan hari Senin personel harus optimal dalam pengaturan busnya ataupun penumpangnya. Makanya kita sudah menyiapkan skenarionya, yaitu papan jalur dan papan pembatas untuk antrean," ungkap Kepala Dishub Kota Bogor Eko Prabowo dalam keterangan tertulis, Minggu (12/7/2020).

Hal itu disampaikannya usai mendampingi Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau persiapan di pintu masuk Stasiun Bogor, Jalan Mayor Oking, Sabtu (11/7/2020). Turut hadir juga Kepala Satpol PP Kota Bogor Agustiansyach, Kepala Stasiun Bogor Arkansyah, dan Pengamat Tata Kota Yayat Supriatna.

Adapun skema untuk mengantisipasi kepadatan penumpang KRL, lanjut Eko, setiap antrean akan dibuat kloter per 100 orang. Jika sudah bergeser, maka 100 orang berikutnya akan masuk.

"Yang belum dapat antrean, silakan antre di kereta. Jadi begitu alurnya supaya tidak memanjang dengan memperhatikan physical distancing," jelasnya.

Dijelaskan Eko, bus pertama akan berangkat pada jam 05.00 WIB dan selanjutnya berangkat setiap 5 menit sekali.

"Nanti kita seling antara bus besar dan bus kecil. Kalau dihabiskan bus kecil dulu, kasian nanti bus besar kalau lewat di Jalan Juanda dan Jalan Jalak Harupat takut crowded juga karena hari Senin," ujarnya.

"Jadi harus selang seling, 10 bus kecil, 10 bus besar. Personel sudah kami siapkan di titik-titik pendangkalan atau parkir sementara bus kecil maupun besar untuk komunikasi pergerakan bus ke stasiun," sambung Eko.

Dengan adanya bantuan 150 bus gratis, Eko menilai mampu mengurangi kepadatan bagi sekitar 4.500 penumpang KRL.

"Kami mendapat bantuan 75 bus kecil dengan kapasitas 20 penumpang per bus. Lalu 75 bus besar dengan kapasitas 40 penumpang per bus. Totalnya jadi 4.500 penumpang yang bisa terangkut," terang Eko.

Menurut Eko, jumlah tersebut lebih besar dari momen yang sama sebelumnya.

"Sebelumnya hanya sekitar 1.000-an penumpang karena kapasitas yang boleh diisi 50 persen saja. Tetapi sesuai peraturan Permenhub 41/2020, saat ini bus kecil maupun besar sudah bisa mengangkut 70 persen penumpang maksimal," jelasnya.

Eko berharap bantuan bus tersebut mampu mengurai kepadatan penumpang yang kerap terjadi setiap Senin pagi. Untuk itu, ia mengimbau penumpang untuk tetap mengikuti arahan petugas di lapangan.

"Kami mengimbau untuk ikuti aturan yang ada. Walaupun ini gratis, tolong masyarakat sama-sama pahami, sama-sama sadar, sama-sama mengerti untuk tertib diri," ujar Eko.

Pemkot BogorFoto: Pemkot Bogor

"Antre yang baik, social distancing yang baik, physical distancing yang baik, tidak usah berdesak-desakan atau menyerobot, nanti merugikan banyak orang. Pokoknya nanti kami atur, beri kewenangan kami untuk memberikan aturan itu. Insyaallah lancar," pungkasnya.

Sebelumnya, Bima Arya mengatakan upaya lain untuk mengurai kepadatan penumpang adalah dengan menambah dua jadwal keberangkatan KRL menjadi lebih pagi.

"Ada dua jadwal yang berangkat lebih pagi dari Stasiun Bogor, yakni di jam 03.15 dan 03.30 WIB setiap harinya. Yang kedua menambah layanan bus," ujarnya.

"Jadi ada 150 bus totalnya yang akan disiapkan mulai Senin besok, terdiri dari 75 unit dari Kemenhub dan 75 unit dari Pemprov DKI Jakarta. 10 bus di antaranya akan berangkat dari pool bus Damri di samping Botani. Sisanya, 140 bus akan berangkat dari Stasiun Bogor," beber Bima.

Bus gratis yang berangkat dari Stasiun Bogor akan mengangkut penumpang ke titik tujuan Sudirman, Tanah Abang, Juanda, Manggarai, dan Tebet. Sementara bus yang berangkat dari Pool Damri memiliki tujuan Sudirman dan Juanda.

"Jadi ini untuk perhatian seluruh warga, mudah-mudahan ini bisa mengurai. Karena hitung-hitungan kami, lonjakan penumpangan di pagi hari ini masih bisa dicairkan apabila busnya ditambah. Berdasarkan kesepakatan juga kapasitas bus akan ditambah, jadi sampai 70 persen," jelasnya

Tonton video 'Anies-Bima Arya Tinjau Bus Gratis Tujuan Jakarta di Stasiun Bogor':

(akn/ega)