Puluhan Anak Terjaring Razia di Hotel Jambi, Ada Kontrasepsi-Obat Kuat

Ferdi Almunanda - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 13:41 WIB
Ilustrasi garis polisi dilarang melintas
Foto ilustrasi garis polisi. (Ari Saputra/detikcom)
Jambi -

Petugas Kecamatan Pasar Kota Jambi beserta TNI/Polri mengamankan puluhan anak di bawah umur karena kedapatan sedang berada di hotel maupun kelab malam. Ada 37 orang yang diamankan dalam razia itu.

"Mereka ini kebanyakan anak di bawah umur dan kalangan remaja. Mereka itu terjaring razia di hotel dan kelab malam di kawasan Pasar," kata Kapolsek Pasar Kota Jambi AKP Indar Wahyu Dwi kepada detikcom, Jumat (10/7/2020).

Razia penyakit masyarakat yang digelar pihak kecamatan dengan dibantu TNI/Polri itu dilakukan pada Rabu malam (8/7). Beberapa hotel dan kelab malam di kawasan Pasar memang menjadi sasaran petugas.

Bahkan dalam razia itu, beberapa anak di bawah umur tersebut terjaring petugas saat berada di dalam kamar hotel. Tidak hanya itu, barang bukti berupa alat kontrasepsi dan obat kuat juga turut diamankan.

"Iya ada alat kontrasepsi itu yang turut diamankan. Rata-rata mereka ini masih pelajar SMP, mereka juga kita serahkan ke pihak kecamatan untuk dapat didata di sana. Semua barang bukti berupa alat kontrasepsi dan lainnya kita juga serahkan ke pihak kecamatan juga," ujar Indar.

Sementara itu, Camat Pasar Mursida menyebutkan beberapa anak-anak yang terjaring razia diduga akan melakukan tindakan mesum. Bagaimana tidak, saat razia dilakukan, petugas sempat menemukan 7 anak di bawah umur sekamar. Tidak hanya itu, di hotel yang berbeda, petugas juga menemukan 6 anak di bawah umur sekamar.

"Ada 2 hotel berbeda yang kita temukan anak-anak remaja ini berkumpul dalam 1 kamar. Pertama, kita temukan ada 7 orang anak 3 orang perempuan dan 4 orang laki-laki. Perempuan-perempuan itu masih tamatan SMP semua, dan mereka mengaku di dalam kamar hotel sedang lakukan pesta ulang tahun. Tetapi pas kita periksa ada alat kontrasepsi dan obat kuat di sana," kata Mursida saat dihubungi detikcom.

"Lalu di hotel satu lagi kita razia lagi. Kembali kita temukan anak-anak remaja berkumpul dalam 1 kamar hotel. Jumlahnya ada 6 orang: 1 orang perempuan, 5 lainnya laki-laki. Mereka ini juga ada tamatan SMP dan SMA ngakunya sedang ngumpul dan bercengkerama. Tetapi nggak kita gubris, tetap kita amankan dan bawa," lanjut Mursida.

Banyaknya anak remaja yang diamankan saat terjaring razia itu membuat Mursida merasa sedih. Sebab, anak-anak remaja ini diduga telah salah pergaulan dan tingkat perceraian orang tua.

"Jadi pas kita tanyai satu per satu, mereka ada yang ngaku tidak lanjutkan sekolah karena orang tua bercerai. Lalu ada pula yang ngaku salah pergaulan karena orang tua sibuk, ada juga yang ngaku karena terpengaruh gadget lihat situs-situs. Jadi mereka kita data dan kita berikan bimbingan. Kita panggil orang tua mereka semua dan kita buat perjanjian agar tidak mengulangi kesalahan lagi," terang Mursida.

(gbr/gbr)