Round-Up

Sanksi Nyata Bagi Pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 30 Apr 2020 05:30 WIB
Poster
Ilustrasi PSBB untuk memutus penularan COVID-19. (Foto: Edi Wahyono)
Jakarta -

Pemerintah pusat menyepakati penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) guna memutus rantai penyebaran virus Corona (COVID-19). Para pelanggar PSBB ada yang sudah dikenai sanksi.

Seperti yang terjadi di DKI Jakarta. Ada 660 perusahaan yang melanggar aturan PSBB dan 101 perusahaan di antaranya ditutup.

Data itu merupakan hasil sidak Pemprov DKI pada 14-28 April 2020. Perusahaan yang ditutup itu terbukti melanggar karena bukan termasuk sektor yang dikecualikan selama PSBB tapi masih beroperasi.



"(Sebanyak) 101 perusahaan ini tidak dikecualikan namun tetap melakukan kegiatan usahanya dan telah dilakukan penghentian sementara kegiatannya," ujar Kadisnakertrans DKI Jakarta Andri Yansyah dalam keterangannya, Rabu (29/4/2020).


Sementara itu, 559 perusahaan lainnya dikenai sanksi berupa teguran karena tidak menjalankan protokol kesehatan yang diatur dalam peraturan PSBB. Perusahaan ini merupakan kategori yang dikecualikan beroperasi saat PSBB dan yang diberi izin pemerintah untuk tetap buka.

Untuk diketahui, masa PSBB di DKI Jakarta kini sudah masuk periode kedua. PSBB periode pertama sudah habis sejak 24 April lalu dan saat ini diperpanjang 28 hari hingga 22 Mei 2020.