Round-up

Kritik untuk Jokowi Bolehkan Warga Mudik Meski Corona Pandemik

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 03 Apr 2020 07:01 WIB
Presiden Jokowi
Foto: Presiden Jokowi (Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Pemerintah belum memutuskan secara resmi perihal mudik lebaran di tengah masa pandemi COVID-19. Namun, pihak Istana mengatakan tidak ada larangan bagi warga yang ingin mudik.

Hal tersebut diungkapkan oleh juru bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi), Fadjroel Rachman, melalui keterangan tertulis, Kamis (2/4/2020). Mudik diperbolehkan asalkan sesampainya di tempat tujuan pemudik harus mengisolasi mandiri selama 14 hari

"Mudik boleh tapi berstatus orang dalam pemantauan. Presiden Joko Widodo menegaskan tidak ada larangan resmi bagi pemudik Lebaran Idul Fitri 2020 M/1441 H. Namun, pemudik wajib isolasi mandiri selama 14 hari dan berstatus orang dalam pemantauan (ODP) sesuai protokol kesehatan (WHO) yang diawasi oleh pemerintah daerah masing-masing," katanya.

Fadjroel mengatakan kebijakan itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Meski begitu, pemerintah tetap mengimbau masyarakat tidak mudik. Pemerintah akan melakukan kampanye dengan melibatkan tokoh hingga ulama.

"Pemerintah pusat akan menggencarkan kampanye secara besar-besaran untuk tidak mudik agar bisa menahan laju persebaran virus Corona atau COVID-19. Kampanye ini melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan publik figur," ujar Fadjroel.

Tekan Arus Mudik, Mensos Pastikan 2,5 Warga DKI Dapat Bansos:

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4