Round-Up

Catat! Isolasi Wilayah dari Tegal hingga Garut Berlaku Hari Ini

Tim detikcom - detikNews
Senin, 30 Mar 2020 10:25 WIB
Seorang warga melintas di samping pembatas jalan di kawasan  perempatan Alun-alun Kota Tegal, Jawa Tengah, Jumat (27/3/2020). Sejak diberlakukan  penutupan jalan masuk ke Alun-alun Kota Tegal  dan pengalihan jalur di sejumlah jalan protokol untuk antisipasi penyebaran COVID-19 lima hari lalu, jalanan di pusat kota llengang dan  penjualan  sejumlah toko dan rumah makan diperkirakan menurun hingga 80 persen. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/nz
Foto ilustrasi isolasi wilayah di Tegal (Antara Foto/Oky Lukmansyah)

Tasikmalaya

Setelah diketahui ada lima orang positif Corona (COVID-19), Pemkot Tasikmalaya rencananya menerapkan karantina wilayah mulai Selasa, 31 Maret 2020. Langkah tersebut sebagai upaya mencegah penyebaran virus Corona.

"Kita meminimalisir yang mudik dan pulang kampung karena banyak sekali sekarang pabrik yang tutup di Jabodetabek dan sebagainya. Kami sepakati rencana Selasa (31 Maret) akan karantina wilayah," kata Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman, pada Sabtu (28/3/2020).

"Ini bukan lockdown. Kalau lockdown mengunci semua. Tetapi ini karantina wilayah atau pembatasan wilayah, meminimalisir orang masuk ke Kota Tasikmalaya, memeriksa orang masuk dan keluar Tasikmalaya. Ini salah salah satu cara meminimalisir penyebaran virus Corona di Tasikmalaya," Budi menambahkan.

Menurut Budi, rencana karantina wilayah ini dilakukan untuk mencegah dan meminimalkan warga yang mudik dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi yang merupakan zona merah COVID-19. Teknisnya, kata dia, karantina wilayah akan melarang angkutan umum yang datang dari daerah terpapar COVID-19 masuk Kota Tasikmalaya.

Rencananya, di tiap perbatasan dibangun posko untuk memantau hal tersebut. "Ini kita lakukan karena situasi yang darurat saat ini, daripada banyak masyarakat yang tertular (virus Corona)," Budi menegaskan.

Halaman

(aan/dnu)