Round-Up

Catat! Isolasi Wilayah dari Tegal hingga Garut Berlaku Hari Ini

Tim detikcom - detikNews
Senin, 30 Mar 2020 10:25 WIB
Seorang warga melintas di samping pembatas jalan di kawasan  perempatan Alun-alun Kota Tegal, Jawa Tengah, Jumat (27/3/2020). Sejak diberlakukan  penutupan jalan masuk ke Alun-alun Kota Tegal  dan pengalihan jalur di sejumlah jalan protokol untuk antisipasi penyebaran COVID-19 lima hari lalu, jalanan di pusat kota llengang dan  penjualan  sejumlah toko dan rumah makan diperkirakan menurun hingga 80 persen. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/nz
Foto ilustrasi isolasi wilayah di Tegal (Antara Foto/Oky Lukmansyah)

Tegal

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono memimpin langsung pemasangan beton untuk menutup akses keluar-masuk wilayahnya. Dedy pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat jika terganggu aktivitasnya selama masa isolasi wilayah.

"Saya juga meminta kesadarannya masyarakat Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan sekitarnya. Kami memohon maaf ini tentunya demi kebaikan bersama, ini adalah kebijakan Pemerintah Kota Tegal dan ini wujud perhatian untuk masyarakat semua," kata Dedy di sela pemasangan beton, pada Minggu, 29 Maret 2020.

Menurut Dedy, tindakan tidak populis ini semata-mata demi melindungi warga Kota Tegal dari penularan virus COVID-19. Dia memilih dibenci daripada nyawa warganya terancam.

"Saya secara pribadi Wali Kota Tegal, saya lebih baik dibenci daripada maut menjemput mereka," tegas Dedy Yon.

Dedy Yon mengatakan isolasi wilayah ini sebagai salah satu bentuk social distancing yang sedang dikampanyekan pemerintah pusat.

"Ini tentunya untuk membantu pemerintah pusat untuk menangani COVID-19 dan juga saya mengajak, menyerukan kepada seluruh kepala daerah, seluruh gubernur, seluruh bupati dan wali kota. Ayo kita bersama-sama mengisolasikan seluruh daerahnya masing-masing. Jangan nanti menyesal sebelum terlambat," ungkapnya.

Isolasi wilayah di Kota Tegal dilakukan dengan menutup 49 titik akses masuk Kota Tegal.

Pemblokiran akses jalan ini menggunakan movable concrete barrier (MCB) beton dan direncanakan berlangsung mulai 30 Maret 2020 hingga 30 Juli 2020.

Sebelumnya, keputusan Wali Kota Tegal Dedy Yon ini memakai istilah 'local lockdown'. Namun akhirnya diganti dengan istilah 'isolasi wilayah'.

Catat! Isolasi Wilayah dari Tegal hingga Garut Berlaku Hari IniWali Kota Tegal Dedy Yon Supriono, Sabtu (28/3/2020). (Imam Suripto/detikcom)

"Perihal masalah istilah 'local lockdown' atas arahan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dalam hal ini Gubernur Ganjar Pranowo, bahwa nama 'local lockdown' harus diganti dengan nama 'isolasi wilayah' atau 'isolasi terbatas' yang maksudnya untuk menjaga warga masyarakat Kota Tegal tentunya agar aman dari bahaya Coronavirus Disease (COVID-19)," kata Dedy Yon kepada wartawan, Sabtu (28/3) kemari

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5