Round-Up

Rutan Kabanjahe Membara Gegara Isu Geledah Narkoba

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 12 Feb 2020 22:04 WIB
Rutan Kabanjahe Sumut
Foto: dok istimewa
Medan -

Suasana tak terkendali terjadi di Rutan Kabanjahe, Karo, Sumatera Utara. Penghuni rutan alias para narapidana mengamuk hingga membakar gedung kantor rutan.

Kemarahan narapidana, kata Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, terkait narkoba. Sebelumnya penyebab kericuhan masih simpang siur, polisi sempat mengatakan narapidana merusuh karena rutan over capacity hingga adanya kabar narapidana dirantai.

Kerusuhan itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB hingga menjelang sore, Rabu (12/2/2020). Emosi narapidana dipicu kegiatan geledah narkoba di area rutan.

"Ada napi melakukan provokasi terhadap narapidana lainnya untuk menentang penggeledahan terus- menerus yang dilakukan oleh Karutan," ujar Menkum HAM Yasonna H Laoly kepada detikcom.


Kerusuhan ini diduga terkait peristiwa pada Rabu, 8 Februari. Saat itu, pihak Rutan menggeledah sel. "Ditemukan sabu-sabu seberat 30 gram milik 4 orang narapidana. Setelah dikembangkan, sabu-sabu tersebut diperoleh dari pegawai atas nama TS dan MAP yang merupakan PNS 2017," papar Yasonna.

Dari temuan ini, 4 orang napi dan 2 orang oknum pegawai tersebut ditetapkan sebagai tersangka. Mereka ditahan di Polres Tanah Karo.

Pasca-kasus ini, Karutan menurut Laoly secara rutin melakukan penggeledahan sel di Rutan Kabanjahe. Hingga akhirnya pada Selasa, 11 Februari, 4 orang napi dan 2 oknum pegawai yang berstatus tersangka kasus narkoba dikembalikan ke Rutan Kelas IIB Kabanjahe.

"Empat orang narapidana tersebut melakukan provokasi terhadap narapidana lainnya untuk menentang penggeledahan terus menerus yang dilakukan oleh karutan. Yang pada akhirnya pada hari ini Rabu,12 Februari sekitar pukul 12.00 WIB, napi terprovokasi melakukan pemberontakan dan pembakaran gedung perkantoran," terang Yasonna.