Gubernur Sulsel Minta Proyek Kementerian di Daerah Dikoordinasikan

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Selasa, 17 Des 2019 12:39 WIB
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (Noval Dhwinuari Antony/detikcom)
Makassar - Proyek kementerian melalui balai yang ada di daerah menjadi pembahasan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah bersama Wakil Ketua MPR Syarief Hasan. Nurdin meminta agar setiap program kerja balai di Sulsel dikoordinasikan ke Pemda.

"Harus dikoordinasikan kepada Gubernur, kita duduk bersama supaya sinkron. Balai kerja apa, provinsi kerja apa, kota dan kabupaten kerja apa. Ini kan bahasanya (arahan) presiden sinergi, sinergi, dan sinergi," kata Nurdin di kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (17/12/2019).

Nurdin menyebut dana pemerintah pusat yang masuk ke Sulsel melalui balai kementerian pada 2019 mencapai Rp 3,8 triliun. Untuk itu, dia menekankan agar setiap proyek yang dikerjakan disinergikan dengan program pembangunan pemprov dan pemkab/pemkot.


"Jangan datang ketika ada masalah, tapi pada saat mulai proses perencanaan kita juga bisa dilibatkan supaya sinergi PUPR provinsi, PUPR kota, PUPR kabupaten dan pusat, sinkorinisasi," paparnya.

"Artinya dengan dana ini apa sih yang menjadi skala prioritas. Kalau pun dia ada usulan kasih juga ke kita dong, supaya jangan nanti dobel, tumpang-tindih," lanjutnya.

Masukan Nurdin tersebut disambut baik oleh Syarief. Syarief menyebut banyak anggaran pemerintah pusat yang masuk ke daerah melalui balai kementerian memang tidak dikoordinasikan dengan pemda setempat.


"Karena banyak anggaran-anggaran yang disalurkan tidak melalui koordinasi gubernur, dan itu ditengarai, kemungkinan, kemungkinan bisa salah sasaran, bisa tidak dibutuhkan, sehingga lebih bagus kalau itu di bawah koordinasi gubernur," kata Syarief setelah bertemu dengan Nurdin di kantor Gubernur Sulsel.



Tonton juga video Kilas Balik 73 Tahun Lalu, Pembantaian 40 Ribu Jiwa Rakyat Sulsel:

[Gambas:Video 20detik]

(nvl/fdn)