Aktivis Tunanetra Muhammadiyah Cerita Nyaris Tewas Jatuh ke Celah Peron KRL

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Senin, 25 Nov 2019 15:25 WIB
Ketua Pengkaderan PP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Fazlur Rahman. (Wilda Nufus/detikcom)
Jakarta - Aktivis Muhammadiyah, Fazlur Rahman, terjatuh di celah antara peron stasiun dan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line. Beruntung, tunanetra ini selamat meski menderita luka-luka.

Berdasarkan keterangan Fazlur yang merupakan Ketua Pengkaderan PP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Senin (25/11/2019), peristiwa itu terjadi di Stasiun Cikini pada Minggu (17/11) pekan lalu, pukul 18.00 WIB. Fazlur hendak naik KRL menuju Stasiun Klender dan tujuan akhir Stasiun Bekasi.



Fazlur yang menggunakan tongkat melangkah ke pintu gerbong KRL. Namun dia terperosok ke dalam celah antara lantai peron dan pintu gerbong. Setengah badannya, yakni bagian pinggang ke bawah, masuk ke celah berbahaya itu.

"Saat saya sudah berada di bawah (karena terjatuh), tangan kiri saya menyentuh (sesuatu) di depan. Saya yakin itu (bagian) kereta. Saat itu saya tersentak," kata Fazlur di Kantor PP Muhammadiyah, Jl Menteng Raya No 62, Jakarta Pusat.



"Karena di Cikini cukup jauh ke dalam di jarak antar peron, maka saya diangkat oleh petugas, dipegang. Kalau saya loncat, itu nggak mungkin karena itu sangat tinggi. Saya masih dipegang oleh petugas. Setelah itu saya naik sendiri," kata Fazlur.
Selanjutnya
Halaman
1 2