Tokoh Senior Golkar Nilai Ketum Parpol Harus Lebih Suci dari Pejabat

Yulida Medistiara - detikNews
Jumat, 22 Nov 2019 16:47 WIB
Tokoh Senior Golkar Andi Mattalatta (Yulida/detikcom)
Jakarta - Tokoh senior Partai Golkar Andi Mattalatta menilai ketua umum partai politik haruslah lebih suci daripada pejabat, seperti calon gubernur, calon bupati, hingga presiden. Sebab, ketum parpol memiliki wewenang untuk mengusung cagub, cabup, hingga calon presiden dalam pemilu.

"Mestinya syarat kepengurusan intinya itu lebih tinggi daripada jabatan-jabatan kenegaraan ini, harusnya, dan itu harus diatur dalam Undang-Undang. Dia harus lebih suci, pimpinan partai politik harusnya lebih suci daripada calon gubernur, harusnya lebih suci dari bupati, lah kan dia yang mencalonkan," kata Andi di diskusi Jenggala Center, Jl Erlangga, Senopati, Jakarta Selatan, Jumat (22/11/2019).


"Idealnya seorang pimpinan parpol itu harus lebih suci dari pejabat-pejabat yang mau diangkat. Yang memilih presiden siapa? parpol, yang memilih gubernur siapa parpol. Harusnya kelasnya ketum parpol itu lebih tinggi daripada pejabat," sambungnya.

Akan tetapi, Andi enggan berkomentar terkait siapa sosok yang dianggap lebih suci untuk menjadi ketum partai Golkar saat Munas mendatang. Dia menyerahkan kepada pemilih anggota DPD nantinya.

"Pemilih suara bergantung. Di Golkar ada demokrasi. Pemilih suaranya adalah DPD DPD. Yang menilai itu adalah yang punya hak suara," sambungnya.



Tonton juga FKPPI-SOKSI-PP Dorong Bamsoet Maju Jadi Ketum Golkar :

Selanjutnya
Halaman
1 2