Andika Surachman Bos First Travel Dieksekusi ke Lapas Gunung Sindur

Yulida Medistiara - detikNews
Senin, 18 Nov 2019 20:06 WIB
Bos First Travel, Andika Surachman (Lamhot Aritonang/detikcom)



"Artinya kalau majelis hakim PK berpendapat dengan kami ini masalah perdata berarti Pak Andika harus bebas lepas dari tuntutan hukum karena ini bukan tindak pidana tapi ini masalah perdata," sambungnya.

Ia mengatakan kalau hakim PK berpendapat kasus tersebut merupakan ranah perdata, nantinya jemaah dipersilahkan menggugat ganti rugi secara perdata. Sementara menurutnya aset-aset yang dirampas untuk negara harus dilepaskan. Dia mengaku akan mengirimkan surat ke Kejagung agar aset Andika tidak dilelang dalam waktu dekat.

"Jadi sebetulnya kami lawyer-nya, jaksa dan jemaah sependapat (aset) dikembalikan ke jemaah. Makanya kami mau bersurat ke Kejagung agar ditunda lah eksekusinya kita masih mau PK," sambungnya.


Sebelumnya, bos First Travel, Andika Surachman, divonis 20 tahun penjara. Sedangkan istrinya, Anniesa Desvitasari Hasibuan, divonis 18 tahun penjara. Andika-Anniesa terbukti melakukan penipuan perjalanan umrah dan melakukan pencucian uang dari duit setoran jemaah umrah. Adapun Kiki Hasibuan dihukum 15 tahun penjara.

"Menyatakan terdakwa Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana bersama sama melakukan penipuan dan pencucian uang sebagai perbuatan berlanjut," kata hakim ketua membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Depok, Jalan Boulevard No. 7, Cilodong, Depok, Rabu (30/5).
Halaman

(yld/jbr)