Wamenag Minta Aset First Travel Dikembalikan ke Jemaah

Wamenag Minta Aset First Travel Dikembalikan ke Jemaah

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Senin, 18 Nov 2019 13:11 WIB
Korban meminta aset First Travel dikembalikan (Lamhot Aritonang/detikcom)
Korban meminta aset First Travel dikembalikan (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi mendorong agar aset-aset dari First Travel hasil pencucian uang dikembalikan ke para jemaah. Zainut meminta kerugian jemaah dapat dikembalikan melalui bentuk umrah atau uang.

"Kalau dari pihak kami, saya kira, kalau itu adalah hak jemaah, hak masyarakat, ya harus dikembalikan. Bahkan itu sudah masuk dalam catatan kami. Sebaiknya ya para korban harus diperhatikan. Apakah misalnya pengembaliannya dengan cara memberangkatkan umrah atau kembalikan uangnya. Kami dari Kementerian Agama dukung itu," kata Zainut di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2019).

Meski demikian, Zainut memahami alasan aset First Travel disita negara. Dia meminta jemaah dan masyarakat menunggu keputusan dari pihak kejaksaan.

Wamenag Minta Aset First Travel Dikembalikan ke JemaahWamenag Zainut Tauhid (Ari Saputra/detikcom



"Karena memang gugatan yang terjadi kan gugatan pidana ya. Sehingga aset yang berkaitan dengan hal itu disita oleh negara. Persoalannya kemudian nanti apakah mengambil kebijakan mengembalikan kepada jemaah. Saya kira itu nanti pengaturannya setelah dilakukan apa namanya, tindakan hukum oleh kejaksaan. Saya kira itu," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, kasus First Travel telah selesai. Andika Surachman dan istrinya Anniesa Hasibuan dihukum masing-masing 20 tahun dan 18 tahun penjara. Adapun Kiki Hasibuan dihukum 15 tahun penjara. Vonis itu diketok oleh PN Depok dan dikuatkan di tingkat banding dan kasasi oleh Mahkamah Agung (MA). Namun, seluruh harta First Travel bukan dikembalikan ke jemaah, melainkan dirampas negara.

Selanjutnya
Halaman
1 2