detikNews
2019/11/04 17:21:26 WIB

Penelitian di AS: Makin Banyak Pohon, Makin Rendah Kriminalitas

Danu Damarjati - detikNews
Halaman 1 dari 3
Penelitian di AS: Makin Banyak Pohon, Makin Rendah Kriminalitas Foto ilustrasi, tak berhubungan dengan berita: Central Park di New York (Dok. ommo13 via centralpark.com)
Jakarta - Warga menyesalkan pohon-pohon di Cikini Jakarta Pusat kini tinggal tersisa tunggaknya saja. Pohon angsana itu telah ditebang oleh Pemerintah Provinsi dan bakal diganti jenis tabebuya. Pepohonan memang dibutuhkan warga kota karena manfaatnya.

Konon, pepohonan kota dapat mengurangi angka kriminalitas. Benarkah demikian? Menurut salah satu penelitian, jumlah pepohonan bertolak belakang dengan jumlah kriminalitas.

Austin Troy, Morgan Grove, dan Jarlath O'Neil Dunne pernah menerbitkan penelitian soal hubungan jumlah pohon dan tingkat kriminalitas di kawasan Baltimore, Amerika Serikat (AS), diterbitkan di jurnal Landscape and Urban Planning 106 (2012). Baltimore City punya angka perampokan yang tinggi dibanding wilayah-wilayah lain di AS.



Secara umum sebagian peneliti mengemukakan, jumlah tutupan pohon suatu kota bisa digunakan pelaku kejahatan untuk bersembunyi, mengintai sasaran kejahatan, dan menjadi lokasi pemerkosaan. Di sisi lain, sebagian peneliti mengemukakan jumlah tumbuhan bisa berkaitan dengan menurunnya tingkat kriminalitas.

Austin dkk menemukan korelasi antara jumlah tutupan pohon dan tingkat kriminalitas. Dalam model pertama, dia menghitung persentase area yang ditutupi oleh kanopi, baik area publik maupun privat. Hasilnya, peningkatan 10% tingkat tutupan pohon diikuti dengan 11,8% penurunan tingkat kriminalitas. Bila dispesifikkan lagi hanya untuk area publik (tanpa area privat), tingkat magnitudonya lebih besar sampai 40%.

"Ini berarti menanam pepohonan di lahan publik bisa membuahkan reduksi tingkat kriminalitas yang lebih tinggi ketimbang penanaman pohon di lahan pribadi," tulis Troy dkk.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com