Sidang Suap Jaksa DKI

Eks Rekan Pengusaha Penyuap Amini soal Suap: Pak Jaksa Nakal

Zunita Putri - detikNews
Senin, 14 Okt 2019 15:07 WIB
Suasana persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta (Foto: Zunita Amalia Putri/detikcom)
Suasana persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta (Foto: Zunita Amalia Putri/detikcom)


Rupanya Hary mengungkapkan adanya 'perjanjian damai' dengan Sendy setelah kasus itu bergulir. Hary mengaku perjanjian damai itu mengharuskannya memberikan uang Rp 5,5 miliar pada Sendy. Hary mengklaim Sendy kerap mengancamnya akan dituntut hukuman tinggi bila hal itu tidak dipenuhi. Di sisi lain, Sendy akan memberikan uang ke jaksa setelah 'perjanjian damai' itu dilaksanakan.

"Ada, Rp 400 juta (dari Sendy ke jaksa Arih). Intinya adalah Pak Sendy sudah bayar Rp 400 juta ke JPU, maka harusnya kalau sudah damai, JPU harusnya laporkan ke pimpinannya. Namun Pak JPU nakal," ucap Hary.



Lantas jaksa membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Hary. Berikut isinya:

Arih Ginting belum menghadap ke Aspidum walaupun sudah diberikan uang oleh Alfin dan perdamaian sudah ada. Ini berdasarkan cerita Alex juga bahwa Alfin atas permintaan Arih Ginting sudah memberikan uang Rp 400 juta kepada Arih Ginting dan timnya dan Aspidum

"Ini maksudnya gimana?" tanya jaksa.

"Iya begitu Pak, sudah dikasih semua," kata Hary.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3