Round-Up

Kabut Asap Karhutla Masih Pekat: Udara Tak Sehat, Aktivitas Terhambat

Tim detikcom - detikNews
Senin, 23 Sep 2019 07:59 WIB
Foto ilustrasi: Kabut asap di Jambi (Ferdi Almunanda/detikcom)

Kritikan Walhi

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) mengatakan upaya pemerintah belum maksimal untuk mengatasi karhutla. Akar masalah belum tersentuh.

"Cenderung pemerintah menghindar dari penyelesaian akar dari masalah. Selama ini cenderung kerja pemerintah itu follow the fire, di mana ada api, itu yang direspons. Di regulasi sendiri, tahun 2015, tahun 2016 itu sudah ada peraturan pemerintah tentang perlindungan ekosistem gambut. Sayangnya, perlindungan gambut itu sangat mengakomodir kepentingan penjahat lingkungan," kata juru kampanye Walhi (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia) Zenzi Suhadi kepada wartawan, Minggu (22/9).



Dia menuntut pelaku karhutla ditindak tegas, begitulah cara mengatasi persoalan dari akarnya. Soalnya selain berdampak kepada manusia, Suhadi mengatakan ada dampak terhadap ekosistem, termasuk hewan. Dia khawatir akan adanya konflik antara satwa dan manusia karena eksodus satwa tersebut ke permukiman.


(dnu/nvl)