Round-Up

Kabut Asap Karhutla Masih Pekat: Udara Tak Sehat, Aktivitas Terhambat

Tim detikcom - detikNews
Senin, 23 Sep 2019 07:59 WIB
Foto ilustrasi: Kabut asap di Jambi (Ferdi Almunanda/detikcom)

Medan

Di Medan asap karhutla sudah ada sejak dua pekan terakhir. Asap karhutla dari Riau dan Jambi terlihat pekat pada Minggu (22/9) pagi. Jarak pandang menjadi terbatas. Pukul 10.30 WIB, jarak pandang sekitar 400 meter saja. Situasi itu merata terjadi di seluruh 21 kecamatan di Medan.

"Mata mulai perih dan dada mulai sesak. Karena kemarin belum pakai masker. Tadi saya sudah beli masker," kata seorang warga Kampung Lalang, Irsan.


Dia mengatakan sudah menyiapkan masker untuk anggota keluarga lainnya. Menurut Irsan, saat ini paparan kabut asap akibat karhutla makin pekat.

Pemerintah Kota (Pemkot) Medan mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Kabut asap yang kian tebal berpotensi mengganggu kesehatan.

Kualitas udara Ibu Kota Sumatera Utara dinyatakan tidak sehat sejak pekan lalu. "Selama ini menerima informasi dari Sumut. Pekan lalu, kita terima informasi, kualitas udara di Medan tidak sehat. Itu informasi terakhir," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan S. Armansyah Lubis kepada wartawan di Medan, Minggu (22/9/2019).