Round-Up

Cium Pipi Staf Saat Selfie Berujung Pemeriksaan Polisi

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 28 Agu 2019 22:03 WIB
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jeneponto - Kadis Pemkab Jeneponto, Sulsel, berinisial S harus menjalani dua kali pemeriksaan polisi. Sebabnya, S dilaporkan staf perempuan berinisial J atas dugaan pelecehan seksual, yakni mencium pipi saat berswafoto (selfie).

Kadis berinisial S mulanya dijemput polisi untuk diperiksa karena laporan dari PNS J pada Selasa (27/8). Setelah diperbolehkan pulang, S kembali diperiksa hari ini.

Kasatreskrim Polres Jeneponto AKP Boby Rachman mengatakan pelapor menyebut S mencium pipi dan merangkul saat mengajak selfie.

Kejadian ini didasari keterangan pelapor, yang bermula saat J dipanggil S untuk datang ke ruang kerja. Di ruangan, S meminta J selfie bersama.

"Di ruangannya, jadi dia panggil stafnya untuk selfie, terus dia mencium pipinya stafnya itu," kata AKP Boby saat dihubungi, Rabu (28/8).





Laporan J saat ini masih diselidiki. Polisi juga mengecek foto selfie S dan J.

"Sudah kita dapatkan fotonya, fotonya itu sedang dipelajari," ujar Kapolres Jeneponto, Sulsel, AKBP Hery Susanto saat dihubungi terpisah.

Dari pengakuan korban, PNS perempuan berinisial J, Kadis S mulanya merangkul. S, disebut korban, kemudian menempelkan pipi. Tapi S, yang diperiksa, membantah tudingan J.





Terkait laporan ke polisi ini, Sekda Jeneponto Syafruddin Nurdin memanggil kadis S. Saat menghadap, S membantah mencium pipi staf perempuannya.

"Versi (keterangan) kadis, mereka minta difoto, selfie, persoalan cium dan peluk-peluk itu tidak terjadi. Persoalan selfie itu umumlah ya, saya sendiri suka selfie-selfie," kata Syafruddin.

"Ini ada pengakuan sepihak dari perempuan memberikan laporan kepada kepolisian bahwa dilakukan pelecehan seksual kepada dirinya," imbuhnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2