detikNews
2019/06/04 02:46:50 WIB

Round-Up

Bahagia Mustofa-Lieus Keluar Tahanan, Eggi Masih di Rutan

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Bahagia Mustofa-Lieus Keluar Tahanan, Eggi Masih di Rutan Tersangka kasus dugaan makar Lieus Sungkharisma saat ditangguhkan penahanannya. (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Polisi menangguhkan penahanan terhadap tersangka dugaan makar Mustofa Nahrawardaya dan Lieus Sungkharisma. Namun polisi belum mengabulkan permohonan penangguhan penahanan untuk tersangka dugaan makar lainnya, Eggi Sudjana.

Dirangkum detikcom, Senin (3/6/2019), Mustofa Nahra dan Lieus keluar dari sel tahanan Polda Metro Jaya dengan didampingi kuasa hukumnya. Mustofa keluar lebih dahulu. Penjamin penangguhan penahanan keduanya adalah anggota Komisi III DPR yang juga Waketum Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.

"Terima kasih atas doa dari teman-teman semuanya, dari banyak tokoh yang mengunjungi kami, dan akhirnya kami hari ini ditangguhkan penahanannya. Kami sangat bersyukur karena nanti mungkin kita akan ya kalau sampai ke pengadilan, kita akan ketemu, kita akan uji di sana," kata Mustofa kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta.


Dia bersyukur polisi mengabulkan penangguhan penahanan. Mustofa mengatakan akan mengisi ceramah pada hari Idul Fitri, Rabu (5/6) nanti.

"Yang penting hari ini kami bersyukur karena besok kami harus berceramah di sebuah kota selama Idul Fitri. Ini sebuah berkah bagi saya untuk berlebaran tahun ini," ucapnya.

Setelah penangguhan penahanannya dikabulkan, dalam waktu dekat, dia akan melakukan pengecekan kesehatan. Dia mengatakan akan tetap kritis dan aktif di media sosial. Namun anggota BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ini mengatakan akan membuat posting-an yang tak melanggar aturan.

Dia berharap Polri membimbing para aktivis medsos. Mustofa Nahra ingin para pengguna medsos tak menyalahi aturan.

Mustofa Nahrawardaya keluar dari Bareskrim PolriMustofa Nahrawardaya keluar dari Bareskrim Polri. (Jefrie Nandy Satria/detikcom)


"Tetap kritis harus garis lurus ya. Kita tidak boleh melanggar undang-undang, tidak boleh melanggar KUHP, nggak boleh melanggar Undang-Undang ITE, itu sudah pasti. Saya pun melakukan itu sebelumnya. Tapi kan pihak lain kan mengira itu adalah melanggar aturan hukum misalkan. Itu biasa saja," ucapnya.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com