detikNews
2019/05/22 04:50:14 WIB

Round-Up

KPK Sekali Dayung, 2 Kasus Proyek Kapal Digulung

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 4
KPK Sekali Dayung, 2 Kasus Proyek Kapal Digulung Kapal SKIPI bernama Orca yang pengadaannya diduga terselubung korupsi. (Dok. detikcom)
Jakarta -

Proyek pengadaan kapal demi kepentingan negara ternoda. Pengusutan KPK dari penyelidikan menemukan adanya dugaan korupsi, tidak hanya satu, tapi dua sekaligus proyek pengadaan kapal pada dua instansi pemerintah.

"Yakni Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Kementerian Kelautan dan Perikanan," ucap Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di kantornya, Selasa (21/5/2019).

Tidak tanggung-tanggung, dua proyek pengadaan kapal dari dua instansi itu, disebut Saut, diduga merugikan keuangan negara lebih dari Rp 179 miliar. Padahal kapal-kapal tersebut digunakan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Ditjen BC) serta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk patroli mengamankan wilayah Indonesia.


KPK Sekali Dayung, 2 Kasus Proyek Kapal DigulungWakil Ketua KPK Saut Situmorang saat membacakan pengumuman tersangka kasus korupsi pengadaan kapal pada 2 instansi pemerintah. (Ari Saputra/detikcom)

Saut menyebut perkara korupsi di Ditjen BC terkait dengan pengadaan 16 unit kapal patroli cepat, sedangkan di KKP berkenaan dengan pembangunan 4 unit kapal untuk Sistem Kapal Inspeksi Perikanan Indonesia (SKIPI). Dari 2 perkara itu, KPK menetapkan 4 orang sebagai tersangka dari unsur pemerintah dan swasta.

Kedua kasus itu sampai membuat pimpinan KPK geleng-geleng kepala. Sebab, tujuan pengadaan kapal untuk 2 instansi itu adalah demi kedaulatan wilayah maritim.

"Tujuan awal diadakannya kapal patroli cepat di Ditjen Bea dan Cukai adalah untuk mengamankan wilayah Indonesia. Sedangkan pembangunan Sistem Kapal Inspeksi Perikanan Indonesia atau SKIPI di KKP dilatarbelakangi maraknya praktik illegal fishing," ucap Saut.

Seperti apa rincian 2 perkara itu?

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed