detikNews
Senin 29 April 2019, 20:50 WIB

Menko Polhukam soal Ijtimak Ulama III: Kecurangan Pemilu Lapor Bawaslu-MK

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Menko Polhukam soal Ijtimak Ulama III: Kecurangan Pemilu Lapor Bawaslu-MK Menko Polhukam Wiranto (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Menko Polhukam Wiranto meminta agar dugaan terjadinya kecurangan pada Pemilu Serentak 2019 dilaporkan ke Mahkamah Konstitusi (MK) atau Bawaslu. Wiranto meminta agar prosedur perselisihan hasil pileg atau pilpres dibawa ke jalur hukum yang ada.

"Ya kecurangan kan sudah ada wadahnya. Kecurangan apa pun sudah ada wadahnya. Jadi nggak bisa kemudian mengklaim kecurangan itu suatu kebenaran, ada wasitnya di sini," ujar Wiranto kepada wartawan di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (29/4/2019).

Bila dugaan kecurangan terjadi di daerah, bisa dilaporkan ke Bawaslu. Demikian juga dengan perselisihan hasil pilpres-pileg bisa dibawa ke MK.

"Kalau menyangkut selisih suara yang cukup signifikan ada MK, kan begitu. Lalu untuk apa?" kata Wiranto menjawab pertanyaan soal ijtimak ulama.





Ijtimak Ulama III direncanakan digelar di Hotel Lor In Sentul, Bogor, Jawa Barat, 1 Mei nanti. Penanggung jawab acara Yusuf Muhammad Martak mengatakan dalam Ijtimak Ulama III ini akan dipaparkan soal dugaan kecurangan dalam Pemilu 2019.

Yusuf mengatakan pada Ijtimak Ulama III akan ada pemaparan kecurangan dari tim relawan Prabowo-Sandi. Pemaparan dari para ahli serta musyawarah dan diskusi tentang mekanisme menghadapi kecurangan pada Pemilu 2019.




(fdn/tor)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com