detikNews
Jumat 29 Maret 2019, 17:40 WIB

Ketua Kamar Pidana MA Disoal, Humas: Yang Mutus Bukan Pak Suhadi

Andi Saputra - detikNews
Ketua Kamar Pidana MA Disoal, Humas: Yang Mutus Bukan Pak Suhadi Foto: Sunat Massal MA (adhi/detikcom)
Jakarta - Aktivis antikorupsi melakukan aksi teatrikal mempersoalkan vonis ringan Mahkamah Agung (MA) terhadap para koruptor. Mereka juga mempersoalkan integritas Ketua Kamar Pidana MA, hakim agung Suhadi.

"Yang mutus perkara kan bukan Pak Suhadi," kata Kepala Biro Hukum dan Humas MA, Abdullah kepada detikcom, Jumat (29/3/2019).

Menurut Abdullah, setiap hakim/hakim agung memiliki kewenangan mutlak dalam memutus perkara. Tidak ada yang bisa mengintervensi, baik Ketua MA ataupun Ketua Kamar.

"Itu ranah hakim," ujar Abdullah.

Terkait aksi ICW soal 'sunatan massal', MA menghormati aksi tersebut.

"Nggak papa. Apa pun permintaan masyarakat, kritikan kita dengar, kita hormati, wujud perhatian masyarakat ke MA," ujar Abdullah.
(asp/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com