DetikNews
Jumat 18 Januari 2019, 20:49 WIB

Kasus Meikarta, KPK Duga Anggota DPRD Kab Bekasi Tak Cuma Diberi Tiket ke LN

Haris Fadhil - detikNews
Kasus Meikarta, KPK Duga Anggota DPRD Kab Bekasi Tak Cuma Diberi Tiket ke LN Febri Diansyah (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - KPK menduga sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bekasi tak cuma mendapat tiket jalan-jalan ke Thailand terkait kasus dugaan suap Meikarta. Menurut KPK, ada dugaan fasilitas lain yang diberikan kepada mereka saat berada di Thailand.

"Saya belum bisa sampaikan secara rinci, ya. Tapi tentu saja paket jalan-jalan itu tidak hanya tiket dan tidak hanya untuk anggota DPRD-nya," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (18/1/2019).


Febri mengatakan saat ini KPK masih menelusuri apa saja fasilitas lain tersebut. Dia menyatakan KPK sudah mempunyai bukti dan daftar nama para anggota DPRD Kabupaten Bekasi yang mendapat fasilitas pelesiran ke Thailand tersebut.

"Tentu sejumlah bukti yang kami dapat sudah cukup terang, tapi masih kami klarifikasi kepada yang diduga menerima fasilitas tersebut," ucapnya.


KPK memeriksa empat anggota DPRD Kabupaten Bekasi sebagai saksi di kasus dugaan suap Meikarta hari ini. Keempat orang itu dicecar soal proses pembahasan RDTR di Kabupaten Bekasi hingga perjalanan ke Thailand yang diduga masih terkait Meikarta.

Ada duit Rp 180 juta yang diterima KPK dari sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bekasi. Namun KPK belum mengungkap identitas orang-orang yang mengembalikan uang itu.

Hingga kini ada sembilan orang yang menjadi tersangka di kasus dugaan suap proyek Meikarta, termasuk Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hassanah Yasin. Dari kesembilan orang itu, empat orang, yakni Billy Sindoro, Taryadi, Fitra Djaja Purnama, dan Henry Jasmen, menjalani proses persidangan.
(haf/knv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed