DetikNews
Senin 03 Desember 2018, 17:58 WIB

Istri Sandiaga Bikin Gerakan Emak Dukung Penyandang Disabilitas

Arief Ikhsanudin - detikNews
Istri Sandiaga Bikin Gerakan Emak Dukung Penyandang Disabilitas Foto: Nur Asia Uno (Arief Ikhsanudin/detikcom)
Jakarta - Nur Asia Uno, istri dari calon wakil presiden Sandiaga Uno, memperingati Hari Disabilitas Internasional dengan membuat Gerakan Emak Mendukung Penyandang Disabilitas. Dia ingin emak-emak ikut aktif membantu disabilitas berkembang.

Beberapa karya ditampilkan dalam acara yang digelar di Posko Pemenangan Prabowo-Sandi di Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat. Karya itu berupa lukisan-lukisan yang dihasilkan oleh penyandang disabilitas.


Selain itu, ada penampilan musik piano oleh Kristian, penyandang tunanetra. Diiringi denting piano Krsitian, Nur Asia pun bernyanyi 'Nothing's Gonna Change My Love For You' yang dipopulerkan Westlife.

Dalam acara ini, dijual tiga kartu ucapan dari lukisan penyandang disabilitas. Satu paket kartu itu dijual seharga Rp 200.000.

"Mari bantu saudara kita dengan beli produk karya disabilitas yang keuntungan kita sumbangkan sebagai modal untuk mereka berkarya. Kita harus, wajib, jangan ke toko-toko lagi ya," ucap Nur Asia dalam sambutannya, Senin (3/12/2018).


Nur Asia berharap emak-emak bisa memberikan peluang kepada disabilitas untuk tetap berkarya. Mereka memiliki kemampuan seperti layaknya orang biasa.

"(Disabilitas) orang yang penuh semangat dan harus diberikan kesempatan seluas-luasya. Pentingnya peran emak-emak dalam bangun kesadaran dalam karya pemberdayaan penyandang disabilitas," ucap Nur Asia.

Sementara itu, Ketua Komunitas Disabilitas Indonesia, Eka Setiawan berterima kasih karena Nur Asia menginisiasi gerakan ini.

"Kalau misalkan emak Nur Asia Uno ditakdirkan Allah menjadi ibu negara, belum jadi udah punya gerakan yang luar biasa. Kalau jadi, galeri di Indonesia dipenuhi karya disabilitas," ucap Eka.


Menurut Eka, salah satu masalah disabilitas adalah pemasaran karya. Mereka punya keterbatasan dan sulit untuk memasarkan karya di galeri atau tempat lainnya.

"Sampai hari ini belum punya kesempatan tampil di area publik. Misal di setiap tempat pariwisata, setiap Sabtu wajib terima karya disabilitas," ucap Eka.

Eka berharap kepada pemerintah untuk memberdayakan disabilitas. Disabilitas jangan dianggap sebagai kelompok manusia yang tidak punya peran.

"Jadikanlah disabilitas sebagai subjek pembangunan," ucap Eka.

Dalam acara tersebut dibagikan pula buku 'Paradoks Indonesia' karya calon presiden Prabowo Subianto. Buku yang diberikan merupakan edisi braille.


Saksikan juga video 'Kaum Disabilitas Deklarasikan Dukung Prabowo-Sandi':

[Gambas:Video 20detik]


(aik/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed