Pemuda yang Hina Jokowi Kafir Minta Maaf

Deni Wahyono - detikNews
Senin, 03 Sep 2018 17:45 WIB
Pemuda yang hina Jokowi Kafir (Deni/detikcom)
Pemuda yang hina Jokowi Kafir (Deni/detikcom)
Jakarta - Dua tersangka video penghina Jokowi kafir di media sosial kembali diperiksa polisi, termasuk saksi. Dari hasil pemeriksaan itu, pelaku mengaku iseng membuat video penghinaan terhadap Jokowi.

"Tujuannya ingel-ingel (iseng) Pak, saya tidak menyangka bisa berujung seperti ini," jelas tersangka Sandi di ruang Reskrim Polres Bangka saat menjalani pemeriksaan, Senin (3/9/2018).



Saat ditanya kenapa menghina Presiden di video yang viral, Sandi mengatakan tidak tahu dan hanya spontanitas.

"Spontan Pak, langsung ceplos ngomong itu. Awalnya saya menonton berita tentang Jokowi tagar 2019 ganti presiden," jelasnya.

Di hadapan penyidik, tersangka mengaku menyesal atas perbuatannya yang berujung berurusan dengan pihak kepolisian dan ditetapkan sebagai tersangka.

"Saya ngomong di dalam video dalam keadaan sadar dan tidak terpengaruh minuman, spontan tanpa ada yang mengajari atau paksaan orang lain," timpanya.

Ia menambahkan tidak tahu siapa yang menyebarkan video dirinya ke media sosial. "Sedangkan saya di desa santai-santai saja hingga akhirnya tahu kabar video viral tentang saya," ucapnya.



"Saya menyesal, kepada Bapak Presiden saya minta maaf. Saya tidak benci Bapak Jokowi, malahan saya suka, kalau Bapak Jokowi minta urut (pijat) saya bisa pijet," pintanya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres bangka Kompol sopian menjelaskan ketiganya hari ini menjalani pemeriksaan lanjutan terkait video viral menghina Presiden jokowi.

"Ketiganya sedang jalani pemeriksaan lanjutan, termasuk tersangka FZ sedang diperiksa setelah ditetapkan sebagai tersangka," jelasnya. (rvk/asp)